Atasi Defisit Anggaran ; Pemkab dan DPRD Tapsel Datangi BPKP Sumut

595352005241651c653113c40e2e2c4d6ce25dc Atasi Defisit Anggaran ; Pemkab dan DPRD Tapsel Datangi BPKP Sumut Guna mencari solusi defisit anggaran yang melanda Tapanuli Selatan (Tapsel), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD setempat mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara di Medan, Jumat (15/10). “Benar, bersama DPRD kita telah mendatangi

BPKP Sumut untuk meminta arahan penanganan defisit anggaran. Kemudian minta petunjuk agar defisit tidak terulang lagi di tahun-tahun mendatang,” ujar Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu kepada Analisa melalui telepon selulernya, Minggu (17/10).

Turut dalam rombongan eksekutif, Wakil Bupati Tapsel Aldinz Rapolo Siregar, para Asisten, Inspektur, Kepala Badan, Dinas, dan Kantor.

Sedangkan legislatif dipimpin Ketua DPRD Rahmat Nasution, disertai Wakil Ketua Abdurrasyid, Hasbin Sitompul, Tongku Makbul, para Ketua Fraksi, dan Ketua Komisi. Mereka diterima Kepala Perwakilan BPKP Sumut, Muhammad Yusuf.

Dijelaskan, kedatangan mereka ke BPKP Sumut itu bertujuan meminta arahan bagaimana mengatasi kondisi keuangan daerah yang saat defisit sekitar Rp 91 miliar, sehingga tidak mengganggu birokrasi pemerintahan dan pembangunan daerah.

Disinggung kenapa harus menyertakan DPRD, Syahrul mengatakan legislatif harus disertakan, karena mereka juga memiliki tanggungjawab yang sama dengan eksekutif dalam mengatasi segala permasalahan di daerah. Selain itu, keikutsertaan DPRD juga untuk membuktikan bagaimana bagusnya hubungan kemitraan dengan legislatif dan transparansinya Pemkab Tapsel sekarang ini.

Terpisah, Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution yang juga dihubungi via selular, membenarkan jika pihaknya baru saja bersama eksekutif mendatangi BPKP Sumut. Yakni untuk meminta arahan dan petunjuk mengatasi defisit anggaran yang terjadi saat ini.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Ibukota Tapsel Segera Pindah ke Sipirok

Katanya, DPRD memberi apresiasi tinggi kepada Pemkab Tapsel yang sekarang. Karena telah mengakui atau mengembalikan peran DPRD sebagai lembaga yang memiliki hak dan tanggungjawab terhadap daerah.

DPRD menyadari tujuannya adalah agar eksekutif dan legislatif ke depan dapat bersama-sama menangani berbagai permasalahan yang timbul di daerah. Seperti kebersamaan dalam mengatasi keuangan daerah yang saat ini defisit, dan agar tidak terulang lagi di tahun-tahun kemudian. “Pemkab Tapsel telah menunjukkan bagaimana perlunya kebersamaan dan pentingnya kemitraan antar lembaga. DPRD siap bergandengan tangan dengan eksekutif dalam mengatasi permasalahan daerah dan mensukseskan pemerintahan dan pembangunan ke depan,” katanya.

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=72558:atasi-defisit-anggaran–pemkab-dan-dprd-tapsel-datangi-bpkp-sumut&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*