Atlit Tinju Kota Padangsidimpuan Minim Perhatian

Pembinaan olahraga, khususnya tinju profesional sepertinya masih belum mendapat perhatian dari Pemerintah kota padangsidimpuan didaerah ini.padahal berbagai even dan kejuaraan telah banyak diraih oleh atlit atlit kita, walaupun dgn biaya minim,karena pemerintah padangsidimpuan dinilai masih sebelah mata memandang olahraga. Akibatnya perkembangan olahraga adu jotos ini membuat sejumlah atlit tinju kota padangsidimpuan harus biaya sendiri demi mempertahankan esksistensi olahraga ini

Sementara itu pengamat tinju kota padangsidimpuan SABAR.M.sitompul, menegaskan, pemerintah hanya numpang nama jika olahraga kita mendapat prestasi dan bisa mengharumkan nama kota padangsidimpuan. Namun untuk pembinaan atlet dan menggelar pertandingan pemerintah kota padangsidimpuan seperti kurang berminat untuk berpartisipasi.

Pemerintah sebenarnya mempunyai niat mengembangkan olahraga tinju dikota salak ini. Tapi, tambah dia, pada akhirnya dikembalikan lagi kepada masing-masing sasana . Artinya, sasana tinju inilah yang memberikan jalan kepada petinju kota padangsidimpuan untuk mengembangkan bakatnya.

Tapi ada kendala yang dirasakan pelatih tinju setiap kali akan menggelar pertarungan. Karena pelatih dan pengurus dibawah naungan pertina,petinju sering terpaksa mengeluarkan kocek pribadi untuk mengikuti kejuaaraan diluar sumatera utara

Seperti penuturan sahnan andika ritonga (17) petinju berbakat yg meraih berbagai kejuaraan di sumut dan pulau jawa,dia sangat kecewa terhadap pemko padangsidimpuan yg minim perhatian,dia berharap agar atlit atlit tinju di kota padangsidimpuan agar di perhatikan masa depannya,karena padangsidimpuan mempunyai petinju petinju handal yg bisa tampil di berbagai even nasional,ujarnya.

Baca Juga :  Mobil Terbakar di SPBU Padang Sidempuan, Sekeluarga Dilarikan ke RS

email

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*