Australia Donatur Terbesar Pelatihan Antiteror

Kepolisian RI dan Australia memiliki pusat pelatihan anti teror bertaraf internasional, Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) , di Semarang, Jawa Tengah. Ini dianggap pusat pelatihan terbaik di dunia.

Prajurit Kopassus dari satuan anti teror. (Foto: AP)

Pusat pelatikan ini dibangun dan dioperasikan dengan standar pelatihan yang tinggi. Tidak tanggung-tanggung, biaya pembangunan pusat pelatihan itu menghabiskan anggaran hingga US$36 juta. “Pada tahap awal Australia menyumbangkan dana US$ 36 juta untuk pembangunan pertama, kemudian pada tahun selanjutnya menyediakan dana US$7 juta untuk melanjutkan dukungan mereka (JCLEC),” ujar Direktur Eksekutif JCLEC dari AFP, Brian Thompson, di JCLEC, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (21/11/2010).

Australia mendonasikan anggaran paling besar di pusat pelatihan ini. Totalnya ada 13 negara lain termasuk Indonesia yang juga turut mendonasikan dana, untuk anggaran operasionalisasi pusat pelatihan tersebut. Totalnya sebesar 61.99% dana JCLEC didonasikan oleh AFP, sementara sisanya didonasikan oleh 13 negara lainnya.

Peristiwa tragedi bom Bali tahun 2000 dan 2002 yang menewaskan banyak Australia, konon menjadikan negeri kangguru itu ingin membentuk pelatihan anti teror terbaik, dengan mengajak Indonesia sebagai mitra kerja samanya. “Keterlibatan ini sangat kuat ketika banyak korban dari Australia pada peristiwa bom Bali, menjadi salah satu alasan agar Australia dan Indonesia tidak menjadi sasaran teror,” kata Brian. (inlah.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Ruhut Nyaris Dikeroyok Kader Demokrat di Sentul

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*