Awas! Ada Lubang Menunggu Korban di Jalunsum Sipirok-Arse -Sipagimbar KM 12

Lubang di badan jalan lintas Sipiro-Arse-Sipagimbar, tepatnya di depan kantor Camat Arse, selalu menunggu korban. (Amran)

TAPSEL – Bagi pengguna jalan yang melintas di jalur jalan lintas milik Pemerintah Provinsi Sumut Sipirok-Arse -Sipagimbar km 12, tepatnya di depan kantor Camat Arse, Kabupaten Tapsel, harus ektra hati hati. Pasalnya, ada lubang yang siap menunggu korban di badan jalan.

Kondisi jalan akan semakin membahayakan, ketika hujan. Dimana, badan jalan akan tergenang air sisa hujan. Lantas lubang yang berada di badan jalan tersebut tidak kelihatan, sehingga banyak pengendara terjerembab kedalamnya “Tak jarang pengendara sepeda motor terjungkal di sana,” sebut Muslim (45).

Siddik (50) salah seorang pengguna jalan mengaku sangat khawatir saat melintasi di badan jalan tersebut. Apalagi dimusim hujan. “Saya pernah jatuh di sana,” katanya.

Pantauan METRO Rabu (10/12), lubang di Jalan Lintas depan kantor Camat Arse tersebut, diakibatkan oleh gorong gorong yang pecah, sehingga badan jalan rusak dan berlubang. Ketika hujan turun dapat dipastikan badan jalan akan tergenang, karena gorong gorong tak lagi berfungsi secara maksimal manyalurkan air. Karenanya, dapat dipastikan pula, saat badan jalan digenangi air, akan banyak pengendara yang masuk ‘perangkap’ lubang di badan jalan provinsi tersebut.

Masih pantauan METRO, untuk mengurangi angka kecelakaan di lokasi tersebut, masyarakat membuat tanda berupa kursi dan balok kayu, agar pengguna jalan tidak melintasi titik jalan yang berlubang, terutama saat tergenang.

Baca Juga :  Warga Naga Juang Madina Kembali Blokir Jalinsum

Bahkan, sebagian masyarakat pengguna jalan, terpaksa mengambil jalur alternatif melalui Arse Julu dan keluar di Lumban Lobu, kelurahan Arse Nauli. Sekalipun jaraknya bertambah sekitar 500 meter, namun warga mengaku lebih aman dan nyaman.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah melalui instansi terkait, perlu mengambil langkah perbaikan terhadap gorong gorong yang pecah, dan penimbunan badan jalan yang berlubang, sehingga arus lalu lintas di wilayah itu menjadi aman, nyaman dan lancar. (ran)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*