Ayam Goreng

Dalam keadaan lapar, Ujang masuk ke sebuah rumah makan. Ia memesan ayam goreng. Tak lama kemudian sebuah ayam goreng utuh tersaji.  Baru saja Ujang hendak memegangnya, seorang pelayan datang terpogoh-pogoh, “Maaf mas, kami salah menyajikan. Ayam ini pesanan Bapak Pengacara yg disana”, kata pelayan sambil menunjuk seorang pria berbadan kekar dan berwajah preman.

Ujang ngotot bahwa ayam goreng itu haknya.

Pria bertampang preman itu segera menghampiri meja Ujang dan menggertaknya, “AWAS kalau kamu berani macam-macam. Apapun yg kamu lakukan kepada ayam goreng itu, akan aku lakukan kepadamu. Kamu potong kaki ayam itu, aku potong kakimu. Kamu putus lehernya, aku putus lehermu”.

Ujang hanya tersenyum sinis sambil berkata, “Silahkan siapa takut?”. Lalu Ujang segera mengangkat ayam goreng itu dan menjilat pantatnya.

Sumber: terselubung.blogspot.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*