Bah…. Karena Dicurigai Sebagai “Mata-mata”, Burung Dara Ditahan

New Delhi (ANTARA News) – Polisi India menahan satu burung dara setelah hewan itu “tertangkap sedang melakukan tindakan yang diduga sebagai misi mata-mata” buat musuh bebuyutan India dan tetangganya, Pakistan, demikian laporan media setempat Jumat.

Burung yang berwarna putih tersebut ditemukan oleh seorang warga setempat di negara bagian Punjab, India, yang berbatasan dengan Pakistan, dan dibawa ke pos polisi sekitar 40 kilometer dari ibu kota negara bagian itu, Amritsar, sebagaimana dikutip dari AFP.

Burung dara tersebut memiliki cincin di kakinya dan satu nomor telepon Pakistan serta alamat yang tertempel di badannya dengan tulisan tinta merah.

Perwira polisi Ramdas Jagjit Singh Chahal mengatakan kepada kantor berita Press Trust of India bahwa mereka mencurigai burung itu mungkin hinggap di wilayah India dari Pakistan dengan membawa pesan, kendati tak ada jejak surat yang ditemukan.

Beberapa pejabat telah menginstruksikan agar tak seorang pun diperkenankan melihat hewan tersebut, yang dikatakan polisi telah “melakukan misi khusus mata-mata”.

Burung itu telah diteliti secara medis dan kini disimpan di satu ruang yang diberi penyejuk udara dan dijaga oleh polisi.

Beberapa perwira senior telah meminta laporan perkembangan keadaan tiga kali dalam sehari, kata PTI.

Chahal mengatakan penggemar burung dara setempat di daerah perbatasan yang sensitif telah memberi tahu polisi bahwa burung dara Pakistan mudah dikenali karena penampilannya yang berbeda dari burung dara India, demikian laporan surat kabar Indian Express.

Baca Juga :  Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Indonesia

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/1275107533/dicurigai-sebagai-mata-mata-burung-dara-ditahan

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*