Bahaya Menggunakan Ponsel di SPBU Hanyalah Mitos? Ini Penjelasannya

SPBU atau lebih sering disebut Pom Bensin merupakan sebuah area yang menjual bahan bakar cair yang sangat mudah terbakar. Maka dari itu, banyak hal-hal yang dilarang untuk dilakukan di SPBU. Seperti merokok, menyalakan lampu flash kamera, dan menggunakan ponsel saat mengisi bahan bakar kendaraan bermotor.

Jika merokok dan flash bisa memicu adanya percikan, tapi bagaimana dengan menggunakan ponsel di SPBU?  Banyak yang meragukan bahwa ponsel berbahaya digunakan saat mengisi bahan bakar minyak. Jadi, apakah benar bahwa menggunakan ponsel di SPBU itu berbahaya? ataukah hanya mitos?

 

Video dari channel YouTube Kamu Harus Tahu! ini menjelaskan keraguan tersebut.
Memang benar ada beberapa video yang merekam kejadian ledakan pom bensin karena ponsel, namun itu disebabkan karena beberapa hal.

Sebuah percikan listrik setidaknya membutuhkan 0.2 Mili Joule, dan ponsel bisa menghasilkan energi sampai 290 ribu joule.  Secara teori memang ponsel bisa saja membuat percikan api. Namun produsen ponsel tidak mungkin membuatnya untuk menghasilkan percikan.

Lalu bagaimana dengan radiasi ponsel, apakah bisa membuat SPBU terbakar karena radiasi ponsel? Jawabannya adalah tidak. Memang benar radiasi ponsel bisa merusak peralatan listrik seperti alat pemompa dan monitor jantung, juga listrik pesawat yang bisa merusak mesin pesawat, namun tidak untuk merusak SPBU.

Jadi menurut video ini, bahaya penggunaan ponsel di SPBU hanyalah mitos belaka. Tapi perlu di garis bawahi bahwa potensi terjadinya kebakaran karena ponsel masih mungkin terjadi.

Baca Juga :  Pakar IT Ditantang Lawan Serangan Dunia Maya

Lalu apa yang menyebabkan SPBU bisa meledak tanpa sebab? Video dari Kamu Harus Tahu! ini akan memberikan penjelasan selengkapnya. Langsung saja tonton video berikut ini. (hfd)

Sumber : FAMOUS.ID

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*