Balai Desa Situmba Rusak

SIPIROK-METRO; Balai Desa Situmba di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) rusak parah. Akibatnya, aset pemerintah daerah itu tidak pernah dimanfaatkan untuk pertemuan masyarakat. Pantauan METRO, Senin (7/3), bangunan semi permanen balai desa  ukurannya sekitar 8×20 meter persegi yang terletak di pinggir Jalinsum Sipirok-Psp, Desa Situmba.

Papan bangunan rapuh dan sebahagian besar ruangan beratapkan langit  karena seng hilang terbawa angin. Sedangkan lantai sudah hancur dan ditumbuhi rumput liar, tiang, dan kuda-kuda sudah banyak yang lapuk. Warga sekitar meminta pemerintah segera mengalokasikan dana agar fasilitas umum tersebut dapat kembali difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat  di wilayah Situmba.

Istri mantan Kepala Desa Situmba (almarhum Mara Sonang) yaitu Ompu Panda (65), kepada METRO, Senin (7/3), mengatakan, balai desa tersebut dibangun sekitar tahun 1980-an, dan tak difungsikan sekitar 20 tahun terakhir.
“Bangunan ini dibangun ketika masa kepemimpinan Gubernur Sumut Marahalim, dan saat itu uwakmu (suami Ompu Panda, red) menjabat sebagai kepala desa.

Namun, dulu bangunan itu sering digunakan sebagai tempat musyawarah, perayaan hari besar agama dan tempat pengajian. Namun karena sudah mengalami kerusakan akhirnya tak dipakai lagi,” katanya. Sementara beberapa warga Situmba lainnya, Mukri Sagala (40), Lauddin (28) menyebutkan, letak balai desa tersebut cukup strategis di wilayah Situmba, dan layak mendapat perbaikan karena akan mendatangkan manfaat yang sangat besar sebagai tempat pertemuan dan acara lainnya diwilayah tersebut. “Melihat letaknya memang cukup strategis sebagai tempat pertemuan dan menggelar acara lainnya di wilayah ini. Kita berharap gedung tersebut mendapat perbaikan,” ucap keduanya.

Baca Juga :  Banjir di Natal, 200 Rumah Terendam

Sementara Kepala Desa Situmba, Rahman mengatakan,  pihaknya telah berupaya mencarikan jalan keluar untuk perbaikan gedung tersebut agar ke depan dapat dimanfaatkan kembali sebagai mana layaknya. Di antaranya melalui musyawarah di desa bersama tokoh masyarakat setempat juga dilakukan. “Memang saat ini kami sedang melaksanakan musyawarah desa salah satunya mengusulkan perbaikan gedung balai desa tersebut melalui PNPM-MP 2011 agar ke depan dapat dmanfaatkan lagi,” kata Kades. (ran/ann/nik) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*