Balita Satu Kampung Alami Gizi Buruk

LUBUK PAKAM- Sebanyak 15 balita penderita gizi buruk serta seorang lansia ditemukan di Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Lubuk Pakam.

Hal itu terungkap dalam rapat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Desa Tumpatan Nibung, akhir pakan lalu. Ke-15 balita serta seorang lansia yang mengalami gizi buruk itu membutuhkan asupan gizi serta pengobatan.
Bidan Desa Tumpatan Nibung Nenty Manurung AmKeb mengatakan, harus ada penambahan biaya peningkatan gizi untuk para lanjut usia (lansia) serta balita di Desa Tumpatan Nibung.  Hal ini seiring dengan melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Rapat musrembang itu dipimpin LKMD Desa Tumpatan Nibung Suprayitno. Namun, mengingat bahan kebutuhan pokok saat ini begitu tinggi harganya, sambung Nenty dalam Musrenbang tersebut bidan desa juga mengusulkan peningkatan anggaran bagi balita yang menderita gizi buruk.

Harapannya akan diberikan dana perobatan dan makanan bergizi, seperti bubur, susu dan buah yang besarannya mencapai Rp100 ribu/balita, sedangkan bagi lansia dana yang diberikan mencapai Rp300 ribu. Dan akumulasi pengajuan anggaran di bidang kesehatan mencapai Rp7 juta.

“Kita ketahui, bagi lansia sekarang harga susu penguat tulang sudah berapa, dan berapa pula cost makanan bergizi bagi balita, saya rasa dana ini sudah layak diajukan dalam musrenbang ini,” ujar Nenty. Ketua LKMD Desa Tumpatan Nibung Suprayitno mengatakan, pihaknya sementara menampung masukan masyarakat.(btr)
, agar dapat direalisasikan demi kemajuan desa.(btr) (Hariansumutpos.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Menghidupkan Kembali Opera Batak - Pentas Opera Batak "Sampuraga" di Teater Arena Kampus ISI Yogya

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*