Bangun Jalan Dari Sipirok sampai Aek Bilah Telan Rp. 22,5 M

Sekitar Rp22,5 miliar dana pembangunan jalan provinsi jalur Kecamatan Sipirok, Arse, Saipar Dolok Hole (SDH) hingga Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang ditampung di APBD Provinsi Sumut pada Tahun Anggaran (TA) 2011. Total panjang jalan yang akan dibangun sekitar 50 kilometer (Km).

Hal ini disampaikan Bupati Tapsel H Syahrul Martua Pasaribu di hadapan masyarakat Arse, Kecamatan Arse dan Kecamatan SDH di acara pengajian akbar di dua kecamatan tersebut, Minggu (30/1).

Dijelaskan Syahrul, dari Sipirok, Kecamatan Sipirok hingga Simangambat, Kecamatan SDH biaya perbaikan jalan sebesar Rp5 miliar. Sedangkan panjang jalannya sekitar 30 Km. Lalu dari Simangambat hingga Sipagimbar, Kecamatan SDH sebesar Rp5 miliar, dengan panjang jalan yang akan diperbaiki sekitar 9 Km. Kemudian,dari Sipagimbar hingga Tolang, Kecamatan Aek Bilah dengan panjang jalan sekitar 11 Km, dianggarkan dana sekitar Rp11,5 miliar. “Meskipun dana APBD minim untuk alokasi pembangunan daerah tahun ini, tapi kita harus bersyukur, dukungan provinsi sangat besar untuk pembangunan Tapsel. Karena saya masih punya hubungan yang baik dengan provinsi,” ujar Bupati.

Dirinya berharap dengan mulai berjalannya pembangunan jalan tersebut nantinya, akses transportasi masyarakat lebih mudah dan lebih cepat jikadibandingkan sebelumnya, yang di beberapa ruas jalan mengalami kerusakan berat.

“Doakan saya agar tetap sehat dan tetap memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah provinsi dan pusat, sehingga secara bertahap ketertinggalan pembangunan daerah di segala sektor bisa kita kejar kembali,” tutur Syahrul.

Baca Juga :  Aksi Pencurian Ternak Kembali Marak di Paluta - Dalam Waktu Semalam, 16 Ekor Sapi Hilang

Anggota DPRD Tapsel asal Dapem SDH dan Aek Bilah, Mangapul Situmorang menyambut baik atas dialokasikannya dana pembangunan jalan tersebut. Ini katanya salah satu bukti keseriusan Bupati Tapsel, Syahrul Pasaribu dalam membangunan daerah-daerah yang masih sulit dijangkau dari segi pembangunan jalan.

“Beruntung masyarakat Tapsel memiliki Bupati seperti Syahrul Pasaribu yang memiliki lobi dan jaringan yang kuat ke provinsi hingga pusat untuk mendapatkan anggaran pembangunan Tapsel, menopang keterbatasan dana pembangunan yang ada dalam APBD Tapsel,” ungkap Situmorang.

Sementara itu sejumlah masyarakat seperti Syarifuddin Siregar, Parlindungan Pasaribu dan warga lainnya mengaku, dengan dialokasikannya dana pembangunan jalan sepanjang sekitar 50 kilometer tersebut, memberikan harapan bagi warga untuk melancarkan akses transportasi baik keluar maupun masuk menuju kecamatan tersebut. “Mudah-mudahan pembangunan itu nantinya akan mempercepat majunya masyarakat di beberapa kecamatan ini,” harap warga.

Diperkiraan warga, jika nantinya jalan sudah selesai diperbaiki dari Sipirok hingga Sipagimbar waktu tempuhnya hanya sekitar satu jam. Sementara, jika dibandingkan waktu tempuh saat ini akibat ruas jalan banyak yang rusak bisa memakan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. (neo) (metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. kemarin kami pulang kampung bersama keluarga untuk berlebaran ketanah kelahiran dengan tujuan ke simangambat kec SDH tapsel. Dari medan kami menuju siborong – borong memotong jalan dari sipahutar agar menghemat waktu dan minyak. Setelah kami melewati kota desa parurean menuju silattom kami merasa heran karena jalan yg akan kami lalui sepertinya belum beraspal dan banyak ruas jalan yg hampir habis karena longsor. Mau kembali pulang rasanya gak mungkin jadi terpaksa juga kami lalui sampai kesimpang yg namanya tandosan. Karena lelah kami mencari tempat tuk istirahat yaitu kami kekolam jawa arah menuju sipirok. Dan setelah beberapa lama kami beranjak menuju simangambat kota kelahiran barulah terasa bahwa hari mulai gelap. sesampainya disana aku berpikir tempo hari 4 tahun yg lalu aku k3sana dan sampai sekqrang ini kok belum juga ya bisa dinikmati jalan yg mulus dan kapan lagi ini bisa terselesaikan ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*