Bangunan Warung Milik Bupati Labusel Gunakan DMJ

(Analisa/tohong p harahap) BERI TEGURAN: Sejumlah personil Satpol PP Paluta melakukan teguran/peringatan kepada managemen Hotel Mitra Gunung Tua, agar bangunan warung milik pejabat teras Labusel ini dipindahkan karena menggunakan DMJ, Selasa (13/1).

Paluta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ka­bupaten Padang Lawas Utara (Paluta) me­lakukan peringatan dan teguran atas ba­ngunan warung milik Hotel Mitra Indah Gu­nung Tua, Kecamatan Padang Bolak di Jalan Lintas Sumatera Gu­nungtua-Padang­sidimpuan.

Pasalnya, warung milik pejabat orang nomor satu di Kabupaten Labusel itu meng­gunakan Daerah Milik Jalan (DMJ), Selasa (13/1).

Bangunan yang dinilai sudah menyalahi aturan karena sudah memasuki areal beram jalan lintas umum, yang merupakan lahan milik negara persis ber­jarak beberapa meter dari Jembatan Bosi Tobat.

Menurut Komandan provost Satpol PP Paluta Helmy SH, pihaknya melakukan so­­sialisasi berupa peringatan secara lisan kepada pihak manajemen Hotel Mitra Indah Gunung Tua agar segera membongkar ba­ngu­nan warung makan yang berdiri di atas beram jalan, atau sudah memasuki daerah milik jalan.

Lanjutnya, peringatan secara lisan ini dilakukan karena bangunan tersebut dinilai sudah menyalahi aturan, dan dapat meng­gang­gu arus lalu lintas serta dapat meng­hambat proses pem­bangunan untuk pele­baran jalan yang sedang digalakkan oleh Pemkab Paluta.

“Kita berikan peringatan secara lisan dulu sesuai dengan prosedur, karena kita me­nilai bangunan itu sudah menyalahi atu­ran sebab memasuki DMJ yang bisa meng­ganggu arus lalu lintas,” kata Helmi, kepada wartawan saat memberikan peringa­tan lisan kepada pihak manajemen hotel.

Baca Juga :  Ayah Bejat Gagahi Anak Tiri Hingga Hamil 6 Bulan di Sipirok Tapsel

Dijelaskannya, jika peri­ngatan secara lisan ini tidak di indahkan oleh pihak pe­ngelola hotel, pihaknya akan mem­berikan peringatan kedua secara tertulis, dan jika masih belum di indahkan juga akan diberi­ka­n surat peringatan kedua, selanjutnya akan dilakukan pembongkaran paksa.

“Kita akan segera memanggil pihak ma­na­jemen yang dapat bertanggung jawab untuk melakukan koor­dinasi dengan pihak­nya secara musyawarah, ter­kait bangu­nan tersebut,” ungkapnya.

Sementara, Manajer Hotel Mitra Indah Rizal Siregar dikonfirmasi menga­takan, pihaknya telah mela­ku­kan koordinasi de­ngan pihak Satpol PP Paluta, namun saat itu pihak Satpol PP Paluta menga­takan akan segera mem­berikan panggilan kepadanya untuk membahas permasalahan tersebut.

Lanjutnya, ia juga merasa heran dengan kedatangan para personel Satpol PP Paluta yang langsung turun untuk mem­berikan peringatan, tanpa adanya pemberitahuan dan panggilan terlebih dahulu.

Katanya lagi, jika memang bangunan tersebut sudah me­nyalahi aturan, pihaknya juga tidak akan mempertahankan posisi ba­ngunan tersebut dan akan segera mencari solusi terbaik. (ong)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*