Banjir Di Madina 884 Rumah Terendam

Madina27 Banjir Di Madina 884 Rumah Terendam
JEMBATAN utama jalur lintas tengah Sumatera terdapat di titik Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal yang runtuh akibat dihantam banjir Aek Rantopuran,Minggu (26/2) malam. ( Repro/ WSP/Munir Lubis )

PANYABUNGAN ( Berita ) : Ratusan rumah pen-duduk di Kec. Panyabungan, Kab. Mandailing Natal(Madina), Minggu (26/2) pagi terendam air setinggi1-2 meter diawali hujan lebat.

Desa yang terkena banjiryakni, Desa Gunung Manaon,Pagaran Tonga, Saba Jambu, Manyabar, Manyabar Jae, dan Sopo Batu. Banjir diduga akibat meluapnya Sungai Rantopuran di Desa Gunung Tuadan Aek Kitang (Sungai Kitang) di perbatasan antara Desa Gunung Barani dengan Gunung Manaon.

Banjir kali ini tergolong besar sejak tahun 2004. Data sementara dihimpun Waspada sejak (26-27/2) dan data BPBD, desa yang terendam banjir dan berlumpur yakni 300 rumah di Desa Gunung Manaon, 160 PagaranTonga, 72 Saba Jambu, 217 Manyabar, dan 175 Manyabar Jae.

Total keseluruhan rumah terendam 884 unit. Sementara rumah hanyut 7 unit di Desa Sopo Batu, 3 unit di Desa Gunung Tua Lumban Pasir, 1 unit Gunung Tua Jae. Dan 30 unit rusak berat di Desa Sopo Batu.

Data sementara Dinas Pertanian Dan Peternakan, Taufik Zulhandra, sawah terendam sebanyak 345 ha, dan 68 ha padi dalam kondisi menjelang panen terancam puso. Sedangkan kerugian ternak dan ikan masih dalam pendataan di lapangan.

Saat ini, warga yang rumahnya terendam banjir mengungsi di rumah keluarga dan kerabat, di masjid, dan tenda pengungsi yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang turun kelokasi bersama pihak medis dari Dinas Kesehatan dan RSUD Panyabungan.

Baca Juga :  Okto-Bachdim Kemungkinan ke Inggris

Proses evakuasi warga khususnya di Desa Gunung Manaon yang menjadi “jantung” banjir pada malam kejadian sangat sulit dilakukan karena banjir begitu besar.Selain rumah terendam, banjir mengakibatkan jembatan nasional di Desa Gunung Tua miring sehingga tidak bisa dilewati akibat abutmen jebatan jatuh.

Untuk sementara arus lalu lintas dialihkan dari jalan jurusan Simpang Gunung Barani – Adio Jior. Pantauan terakhir, Pemkab Madina melalui Bupati, Hidayat Batubara bersama Ketua DPRD Madina, As Imran Khaitamy, meninjau lokasi bencana banjir sekaligus memberikan bantuan Pemda.(WSP/c14)

Sumber: beritasore.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*