Banjir Di Rianiate – 117 Rumah Masih Terendam

TAPSEL – Sebanyak 117 rumah di Lingkungan I dan II, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), masih terendam luapan Sungai Aek Batangtoru.

Camat Angkola Sangkunur Muhammad Zein H Ritonga mengatakan, ketinggian air yang menggenangani pemukiman warganya semakin tinggi. “Kemarin (Jumat) saya dan beberapa rombongan kembali meninjau lokasi, dan ketinggian air semakin naik,” sebutnya.

Diterangkan, genangan air terjadi disebabkan tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir, sehingga Sungai Batangtoru meluap, dan airnya memasuki Danau Siais. Nah, dengan masuknya air Sungai Batangtoru ke Danau terbesar di wilayah Tabagsel tersebut, ditambah air dari beberapa anak sungai lainnya, yang bermuara ke danau dan mengakibatkan permukaan Danau Siais naik.

Kemudian, beberapa aliran anak sunngai di sekitar permukiman warga meluap dan menggenangi ratusan rumah warga. “Sesuai dengan pendataan yang kami lakukan, rumah yang terendam berjumlah 117 rumah,” ucapnya.

Akibat genangan air tersebut, beberapa warganya sedang menumpang di rumah warga lainnya yang lebih aman. “Beberapa warga yang kondisinya sangat rawan, sudah pindah kerumah keluarganya,” ujar Camat.

Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Tapsel dr Hodri Simatupang mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus stand by di lokasi mengambil data perkembangan tentang kondisi kesehatan masyarakat akibat genangan air tersebut.

“Petugas kita dari Puskesmas selalu memantau kondisi di sana. Namun, hingga saat ini belum ada gangguan kesehatan yang ditemui,” sebutnya. (ran)

Baca Juga :  Kabut Asap Kiriman Dari Riau-Jambi Menyelimuti Desa Hadungdung Pintu Padang Dan Sekitarnya

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*