Banjir, Warga Medan Panik

Akibat meluapnya sejumlah sungai saat hujan mengguyur lebat Jumat (01/4), Kota Medan pun kembali dilanda banjir bandang. Penderitaan warga semakin parah akibat sejumlah drainase yang tidak berfungsi karena tertimbun sampah.

Informasi dihimpun Berita di lapangan, air sudah mulai menerobos masuk ke sejumlah rumah warga sekira pukul 05.00. Masyarakat panik, kemudian berusaha menyelamatkan diri, keluarga dan barang berharga ke tempat aman. Banjir ini diperkirakan meren-dam ribuan rumah di tujuh kecamatan.

Ktr. Gubsu Banjir, Warga Medan Panik
Banjir juga menerjang kediaman dinas Gubernur Sumatera Utara, di Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (01/04). Air yang berasal dari Sungai Babura tersebut meluber hingga ke badan jalan dan menutup Jembatan Sudirman yang baru selesai dikerjakan Desember lal

Muhammad Adil Sibarani dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara bersama 19 personil lainnya dan personil dari Rapid (kelompok arung jeram) berusaha melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet. ‘Kondisi di kawasan Simalingkar, khususnya di Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Selayang, tergolong parah. Ada rumah yang terendam sampai atap khususnya yang berada di kawasan rendah,’ ujar Adil.

Dijelaskannya, mereka ke-mudian bergerak ke kawasan Medan Labuhan, yang kondisinya juga tergolong parah. Mereka bergerak ke kawasan ini setelah mendengar ada tanggul jebol yang kemudian mengakibatkan genangan di kawasan itu semakin parah.

’Kita sedang melakukan evakuasi dan terus bergerak ke sudut-sudut pemukiman. Ketinggian air di kawasan Me-dan Labuhan mencapai pinggang orang dewasa,” ujarnya.

Banjir tidak saja menggenangi pemukiman, tapi juga mengakibatkan melumpuhkan sarana transportasi karena air luber di jalanan. Jalan DR Mansur – Jalan Djamin Ginting ditutup karena tidak bisa dilewati kendaraan. Pajak Sore Padang Bulan, mulai dari Simpang Sumber sampai simpang DR Mansur macet karena genangan air di jalanan. Bahkan sejumlah kawasan di Jalan Medan-Belawan juga tidak bisa dilalui akibat air luber ke jalan.

Baca Juga :  Akibat Amdal Manipulatif Cacat Hukum : Masyarakat Muara Batang Toru Tolak Limbah Tambang Mas G-Resources

Kabag Humas Pemko Medan Khairul Buhari S.Sos menjelaskan, genangan air terjadi di sejumlah kawasan, misalnya di Kecamatan Medan Tuntungan terdiri dari delapan titik, Selayang tiga titik, Polonia empat titik, Medan Baru sembilan titik, Medan Petisah dua titik, Medan Johor delapan titik dan Medan Maimun 18 titik.

Lurah Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia H Muhammad Amin Batubara mengungkapkan, di kelurahannya air menggenangi 270 rumah setinggi setengah meter dan lima rumah cukup parah karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. “Kita sudah bentuk Posko dan dapur umum. Sebagian warga kita ungsikan ke masjid,” ujarnya.

Rumah Dinas Gubsu

Banjir juga menerjang kediaman dinas Gubernur Sumatera Utara, di Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (01/04). Air yang berasal dari Sungai Babura tersebut meluber hingga ke badan jalan dan menutup Jembatan Sudirman yang baru selesai dikerjakan Desember lalu.

Terlihat sejumlah kendaraan yang mencoba melintasi jalan tersebut terjebak kemacatan, banyak juga kendaraan yang mogok karena tidak mampu melewati tingginya air di badan jalan.

’Ini kejadian yang pertama kali rumah dinas Gubsu terendam banjir,’ ujar Rudy, warga yang melintasi kawasan tersebut. Dikhawatirkan, debit air semakin meninggi, karena hingga saat ini ketinggian air dari badan jalan mencapai 30 cm, atau setinggi lutut orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di daerah pegunungan.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Nasional Terus Didesak

Melubernya air hingga menggenangi rumah dinas Gubsu, membuat sejumlah rusa yang berada di halaman rumah dinas tersebut panik dan berusaha mencari tempat perlindungan yang aman.(harianberitasore.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*