Bantuan Sosial dari Pemprovsu – 999 warga miskin di tiga kecamatan Kabupaten Mandailing Natal akan menerima dana bantuan sosial sebesar Rp100 ribu per bulan

Sabtu, 06 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

900854953 0ce5ff920a Bantuan Sosial dari Pemprovsu 999 warga miskin di tiga kecamatan Kabupaten Mandailing Natal akan menerima dana bantuan sosial sebesar Rp100 ribu per bulan
Bantuan Sosial - (Photo: Illustrasi)

MADINA-METRO; Akhir Pebruari mendatang, sebanyak 999 warga miskin di tiga kecamatan Kabupaten Mandailing Natal akan menerima dana bantuan sosial sebesar Rp100 ribu per bulan. Bantuan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini, diharapkan dapat mengurangi beban hidup warga dalam persoalan ekonomi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Kesos) melalui Kepala Bidang (Kabid) Bansos, H Jailani Siregar, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, di komplek Perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Madina, belum lama ini.

Jailani mengatakan, bantuan sosial ini diyakini bisa membantu beban hidup para warga miskin yang ada di Madina, mengingatnya pada tahun 2010 ini, Pemkab Madina tidak lagi menampung dana sosial seperti ini.

“Di tahun 2009 kita masih menampung dana Bansos bagi orang tua jompo, tetapi mengingat berkurangnya APBD Pemkab Madina tahun 2010, maka Bansos tersebut dihilangkan, tetapi kita bersyukur Pemprovsu dalam hal ini telah menampung dana Bansos meskipun bukan kepada orangtua jompo lagi, melainkan Bansos untuk fakir miskin,” katanya.

Diterangkannya, jumlah penerima bansos sebanyak 999 orang di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Siabu, Kecamatan Panyabungan, dan Kecamatan Natal, tetapi terkait kecamatan penerima bansos ini masih komplain di tingkat Pemprov. Sebab, yang diajukan yaitu Kecamatan Siabu, Panyabungan, Natal, sedangkan pihak Pemprovsu mengganti Kecamatan Panyabungan dengan Muara Batang Gadis.

Baca Juga :  Visi-Misi Calon Kepala Daerah di Madina Tak Jelas

“Persoalan kecamatan ini masih ada sedikit komplain. Sebab, kita mengajukan Kecamatan Panyabungan tetapi pihak Pemprovsu memberikan peluang bagi warga Muara Batang Gadis,” terangnya.

Hal ini, sambungnya, bisa saja disebabkan karena Kecamatan Muara Batang Gadis baru saja mengalami musibah bencana alam, yakni banjir bandang sekitar 4 bulan lalu.

“Bisa saja akibat banjir bandang yang melanda mereka, sehingga para masyarakat yang dilanda banjir tersebut masih sangat membutuhkan bantuan tersebut,” ucapnya.

Dari keterangan yang disampaikan Jailani Siregar, sebanyak 999 orang penerima Bansos tersebut datanya sudah diserahkan kepada Pemprovsu hanya tinggal menunggu pencairan. Sedangkan waktu pencairannya tergantung kepada Pemprovsu, dan jumlah yang diterima para fakir miskin yang akan dibagikan setiap bulannya adalah senilai Rp 100 ribu per orang setiap bulannya.

“Jumlah ini memang sedikit tetapi diharapkan kepada semua penerima bansos bisa merasa terbantu oleh pemerintah,” tambahnya mengakhiri. (mag-02)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*