Banyak Jalan Nasional di Padangsidimpuan Rusak

Pemerintah Wali Kota Padangsidimpuan menyatakan masih ada terdapat jalan nasional di wilayah ini yang kondisinya rusak. Padahal, selama ini jalan nasional disebutkan pemerintah adalah jalan provinsi dan harus ditangani oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional -I. Hal ini dikatakan Wali Kota Psp, Drs H Zulkarnaen Nasution MM didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), H Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Kamis (31/3) kemarin.

Sayangnya, Wali Kota tidak mengetahui berapa kilometer ruas jalan yang rusak di Kota Psp. Tapi pihak pemerintah sudah mengusulkan perbaikan jalan ke pemerintah pusat. Bahkan rapat pembahasan jalan di ruang Wali Kota dihadiri PU Bina Marga itu dan Komisi II DPRD Psp telah dilaksanakan dan surat sudah dilayangkan oleh Pemko Psp kepada Bina Marga beberapa waktu lalu.

“Dalam waktu kita menyurati Kementerian PU soal perbaikan jalan nasional disejumlah titik di Kota Psp,” ucap keduanya.
Berdasarkan data Bina Marga Provsu, dan Keputusan Menteri (Kepmen) Pemukiman dan Prasarana Wilayah Nomor 367/KPTS/M/2004 tanggal 19 Oktober 2004, jumlah ruas jalan nasional di wilayah ini Jalan Merdeka sepanjang 4,60 kilometer, pusat Kota-Pal XI sepanjang 12,94 kilometer, Jalan SM Raja sepanjang 1,75 kilometer dan Jalan Imam Bonjol sepanjang 2,45 kilometer “Jalan ini yang kita surati ke Bina Marga Provsu beberapa waktu lalu untuk perbaikan,” kata keduanya.

Baca Juga :  Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah - Pemko Padangsidimpuan Dengan PengecualianWDP

Ketua Komisi II, Ashari Harahap kepada METRO, Kamis (31/3) mengaku terkejut juga saat mendengarkan paparan dari Bina Marga Pemvrovsu beberapa waktu lalu. Ia mengatakan sejumlah ruas jalan rusak yang ada di inti Kota Psp ini ternyata bukan jalan provinsi melainkan jalan nasional. Mendengar hal tersebut, ia meminta dengan tegas kepada Pemko Psp untuk sesegera mungkin menyurati pemerintah pusat agar mengucurkan dana untuk perbaikan jalan yang rusak. (phn) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. kalau walikota dan dinas pu sidempuan tidak tahu berapa banyak jalan yang rusak di padang sidempuan, jadi kerja walikota selam menjelang sepuluh tahun ini ngapain aja…..makan…tidur….korupsi….dasar tak tahu malulah itu…..kamis sarankan kepada warga sidempuan agar dalam pilkada walikota yang beberapa bulan lagi berlangsung….pilihlah walikota…yang betul2 berkwalitas…….jgn yang bagi2 duit…..klo bagi2 duit…..itu artinya dia tak mampu memimpin tapi beli suara dia mampu karena bakalan pakai uang bapaknya yang pejabat atau uang rakyat yang diambil dari rakyat melalui kantor dewan……sama dengan artinya ……bakalan korupsi,…..maka…..sidempuan tak akan maju2……

  2. suburnya korupsi dipadangsidimpuan dan sumatera utara salah satu bukti,kerusakan jalan, kpk harus panggil yg berkompeten dgn masalah jalan dan jembatandisumut…. dan padangsidimpuan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*