Bappenas Klaim Angka Kemiskinan Turun, Benarkah?

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengaku bahwa sejak 1990 hingga 2008, tingkat proporsi penduduk dengan pendapatan kurang dari USD1 per kapita per hari sudah berkurang 14,7 persen dari 20,60 persen di 2009 menjadi 5,90 persen di 2008.

“Dengan berarti angka tersebut sudah melampaui dari target yang ditetapkan dalam Millenium Development Goals (MDG’s) di 2015 yakni 10,30 persen,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana kepada wartawan dalam konferensi pers Pemaparan Hasil-Hasil KTT MDGs dan Isu-Isu Pembangunan Nasional Terkini, di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (27/9/2010).

Menurutnya, data tersebut disampaikan dalam pertemuan KTT MDGs di New York 20-22 September 2010 lalu dengan berdasarkan hasil riset yang dilakukan World Bank dan BPS di 2008 “Dari target dan capaian yang sudah ada saat ini, bisa disebutkan ini sudah berhasil,” pungkasnya.

Namun jika melihat data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus lalu, di mana BPS mengkategorikan masyarakat miskin adalah masyarakat yang berpenghasilan dibawah Rp7.057 per orang per hari, angkanya justru berada pada titik 13,33 persen atau 32,53 juta orang dari total jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237 juta orang berada pada garis kemiskinan.

Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan pada saat itu, penetapan angka Rp7.057 per orang per hari tersebut berasal dari perhitungan garis kemiskinan yang mencakup kebutuhan makanan dan minuman sebesar 2.100 kalori per orang per hari dan kebutuhan non makanan dan minuman yang jika ditotal mencapai Rp7.000 per hari per orang.

Baca Juga :  PPK PILPRES Jatinegara, Jakarta Timur Kaget Diperintahkan Bongkar Kotak Suara hasil Pilpres

Padahal, lanjut Rusman, rata-rata nasional pendapatan penduduk tersebut sudah mengalami kenaikan 5,72 persen, yaitu dari Rp200.262,- per orang per bulan pada Maret 2009 menjadi Rp211.726 per orang perbulan di Maret 2010.

“Sementara total jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga Maret 2010, sebanyak 31,02 juta orang. Ini sebenarnya sudah berkurang 1,51 juta orang dari Maret 2009 sebanyak 32,53 juta orang,” pungkas Rusman.

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2010/09/27/20/376573/bappenas-klaim-angka-kemiskinan-turun-benarkah

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*