Basyrah Masih Pakai Mobil Dinas

16000555d12fd4bd5220efd216af6a13d3f21a87 Basyrah Masih Pakai Mobil Dinas
Plt Bupati Palas TSO memeriksa kendaraan dinas saat apel kendaraan dinas di lapangan depan kantor MUI Palas. (Foto: Amran Pikal)

PALAS– Kendaraan dinas yang selama ini dipakai mantan Bupati Padang Lawas (Palas) Basyrah Lubis segera ditarik. Pasalnya, hingga saat ini kendaraan dinas tersebut masih dipakai Basyrah Lubis atau belum dikembalikan. Kendaraan dinas yang dipakai Basyrah saat menjabat bupati, adalah Fortuner dan sedan Camry serta aset Pemkab Palas lainnya.

“Dan nanti akan kita minta sesuai dengan prosedur yang berlaku, yakni; dengan menyuratinya melalui Bagian Umum dan Aset Pemkab Palas,” ucap Plt Bupati Palas H Ali Sutan Harahap alias TSO, Selasa (24/4), dalam apel kendaraan dinas seluruh pimpinan SKPD, di depan Kantor MUI Palas. Dijelaskan TSO, dari hasil pemeriksaan kendaraan dinas, hanya empat kendaraan pimpinan SKPD yang tidak ada. Masing-masing; kendaraan Dinas Kadis Kesehatan, Kadis Pertanian, Kadis PUD serta Sekda Palas, Drs Gusnar Hasibuan. Dan, keempat kendaraan tersebut dipakai untuk tugas luar kota.

“Yang jelas sesuai hasil pemeriksaan bersama, tidak ada kendaraan dinas yang dikembalikan ke Pemprovsu. Seluruhnya masih di Kabupaten Palas. Hal ini dilakukan untuk penegasan dan kepastian kepada masyarakat, kalau aset Pemkab Palas tidak ada yang dikembalikan Pemprovsu, mengingat rumor akan dikembalikan kendaraan dinas ke Pemprovsu jika saya menjabat Plt Bupati Palas,” ucap TSO.

Pemeriksaan apel kendaraan dinas tersebut disaksikan muspida plus. Dan hal ini dilakukan Plt Bupati Palas untuk kepastian kepada masyarakat, kalau aset Pemkab Palas tidak ada yang dikembalikan Pemprovsu. Saat apel, TSO memeriksa satu-persatu kendaraan dinas SKPD dengan masing-masing pimpinan berdiri di depan kendaraan dinas.

Baca Juga :  Jalan penghubung Natal-Batahan Rusak

Pimpinan SKPD masih Solid
Selain itu, TSO menegaskan kalau hingga saat ini pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Palas masih solid. Bahkan, kata TSO, pejabat eselon II dan III yang sebelumnya menandatangani surat pernyataan yang berisi penolakan TSO diangkat jadi Plt Bupati Palas, sampai saat ini tidak ada yang menyampaikan pengunduran diri.  “Dan perlu saya sampaikan bahwa suasana Pemerintahan Kabupaten Palas dalam keadaan kondusif dan aman. Hingga saat ini belum ada pejabat eselon II dan III yang menyampaikan pengunduran diri kepada saya,” ucap TSO kepada METRO, Selasa (24/4) di sela-sela rapat pimpinan muspida di aula kantor bupati.

Ditambahkannya, Gusnar Hasibuan yang menjabat sebagai Sekda Kabupaten Palas juga belum ada menyampaikan surat pengunduran dirinya. “Hingga saat ini Sekda juga belum menyampaikan surat pengunduran diri.

Artinya apa, berarti Pemkab Palas masih solid, itu saja yang mau kita pertegas. Fokus kita membangun Palas, sehingga perlu pemerintahan birokrasi yang solid,” tukasnya. (amr)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*