BBKSDA Sumut Lacak Harimau yang Resahkan Warga di Padangsidimpuan

Harimau Sumatera / Illustrasi

Padangsidimpuan. Keberadaan seekor harimau di perkebunan karet meresahkan warga di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut). Mengantisipasi situasi ini Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut mengirim tim untuk melacak harimau itu. Kepala BBKSDA Sumut John Kenedie menyatakan, satu tim dari Bidang KSDA Wilayah II sudah dikirim untuk memantau di sekitar lokasi pemunculan harimau tersebut. Langkah-langkah antisipasi pun dilakukan sekiranya harimau itu ditemukan.

“Jadi ada laporan perjumpaan warga dengan harimau, maka kita tindak lanjuti. Kita koordinasi juga dengan beberapa pihak untuk antisipasi,” kata John Kenedie di Medan, Selasa (10/3).

Lebih lanjut John Kenedie menyatakan, berdasarkan informasi awal yang diperoleh, pertemuan warga dengan harimau yang terjadi Minggu (8/3) itu, tidak sampai terjadi konflik. Tidak ada korban.

“Ini masih terus kita pantau perkembangan situasinya dari tim yang sekarang berada di lapangan,” kata John Kenedie yang berbicara didampingi Staf Subbag Data Evlap dan Humas Evansus R. Manalu.

Kasus pertemuan warga dengan harimau itu terjadi di perkebunan karet milik warga Bukit Ulung Natolu, Kota Padangsidimpuan. Saat kejadian, Sukirno (54), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, bermaksud akan menderes getah. Namun di perjalanan dia melihat seekor harimau sedang bermain di kawasan itu.

Temuan itu disampaikan kepada warga lainnya. Akibatnya, warga kini tak berani ke kebun karena khawatir diterkam harimau. (dtc)

Baca Juga :  Olimpiade Bakal Dihadang Cuaca Tak Menentu

/MedanBisnis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. kira-kira harimau ini bertemu manusia di sekitar mana tuh bos…. arah hutan rakyat sebelah mana ya?? terimakasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*