BBM Langka, Sembako di Madina Melesat

MANDAILING NATAL – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Sumatera Utara (Sumut), berakibat melonjaknya harga sembilan bahan pokok (sembako) yang berasal dari luar daerah. Kelangkaan ini disinyalir karena adanya kendala di pengangkutan.

Seperti halnya Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, kenaikan harga terjadi hampir pada semua jenis komoditi seperti minyak goreng curah dan kemasan, telur ayam, cabai merah, bawang merah dan putih, gula pasir, tepung terigu, ikan, sayur-sayuran, serta jenis kacang-kacangan.

Para pedagang mengaku terkejut dengan naiknya rata-rata harga kebutuhan pokok dalam sepekan terakhir, khususnya harga bahan pokok yang berasal dari luar daerah.

“Keadaan ini membuat pasar semakin sepi karena pembeli cenderung mengurangi tingkat pembelian mereka, alhasil para pedagang memperoleh imbasnya,” tutur pedagang bahan kebutuhan pokok, Zulfan Salohot, tadi malam.

Menurutnya, kenaikan harga, terjadi dari Rp500 hingga Rp2.000. Harga minyak goreng curah misalnya naik dari Rp9.500 per kilogram menjadi Rp10 ribu per kilogramnya, sedangkan minyak goreng kemasan naik fantantis dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu rupiah per kilogram.

Sementara untuk harga telur, naik dari Rp16 ribu menjadi Rp17 ribu per kilogram, harga ikan naik rata-rata Rp1.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada harga gula pasir dari sebelumnya Rp11 ribu menjadi Rp12 ribu per kilo, harga tepung terigu naik tipis Rp500 menjadi Rp7 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Dana Pembangunan Kota Padangsidimpuan Hanya Rp. 4 M

Selain itu, harga cabai merah juga mencatatkan kenaikan dari Rp14 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram. Hal yang sama terjadi pada bawang merah dan bawang putih, keduanya naik seribu rupiah, dan harga berbagai jenis kacang kacangan naik rata-rata Rp1.000 per kilogram.

waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*