Beginilah Kronologis Penyerangan Kantor Polsek Hamparan Perak

Rabu (22/9/2010) sekira pukul 00.30 WIB suasana hening menggelayuti kawasan Hamparan Perak, Deliserdang, Sumatera Utara. Sebagian besar warga telah tertidur lelap. Namun, tiba-tiba datang segerombolan orang menaiki delapan unit sepeda motor mendatangi kantor Polsek yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan 01, Hamparan Perak.

BERCAK DARAH - Bercak darah dan sepatu yang terdapat di ruangan dalam dekat kamar mandi Polsek Hamparan Perak di Jalan Perintis Kemerdekaan 01, Hamparan Perak, Belawan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/9) dini hari. Polsek ini diserang sekelompok orang bersenjata pukul 00.30 WIB. Tiga polisi tewas.

Empat sepeda motor memasuki kawasan halaman polsek, sedangkan empat sepeda motor lagi berjaga di luar. Lima orang di antaranya lantas turun dari sepeda motor dan memasuki ruangan kantor.

Aiptu B Sinulinga (48) saat itu sedang berbicara dengan dua tahanan polsek, sedangkang Aipda H Detok (45) sedang duduk dan tertidur di meja piket Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK). Satu polisi piket lainnya, Bripka Riswandi (38), sedang bermain laptop di Ruangan Juru Periksa (Juper).

Tanpa berbicara, lima orang tersebut langsung menembaki polisi yang berada di dalam kantor Polsekta Hamparan Perak. Tiga orang menuju SPK dan ruang tahanan, sementara dua orang lagi menuju ruangan juper. Senjata yang dipergunakan para pelaku beragam, ada yang menggunakan FN16 dan AK47.

Aiptu  B Sinulinga menerima lima tembakan di bagian badan dan dada. Sedangkan Aipda H. Detok menerima satu tembakan di dada hingga tembus ke belakang. Sedangkan Bripka Riswadi menerima sepuluh tembakan, sembilan di dada dan satu di kepala.

Usai melumpuhkan dan menewaskan ketiga polisi itu, para pelaku lalu membakar ruangan SPK dan mobil patroli mengunakan bom molotov. Puas melancarkan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Medan Marelan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu tak bisa berbuat apa-apa karena takut ikut ditembak. Warga hanya bisa tiarap, dan menjauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Rekapitulasi Resmi KPU: Gatot - T.Erry Raih 33 Persen Suara

Sekitar satu jam setelah kejadian, beberapa mobil patroli dari Polres KP3 Belawan mendatangi kantor Polsek. Belasan polisi bersenjata lengkap langsun turun dan bergerak memeriksa TKP.

Aiptu Sinulinga dan Bripka Riswandi yang masih bernafas segera dilarikan ke Rs Bhayangkara Medan, tapi naas kedua polisi ini tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit. Sedangkan Jenazah Aipda H Detok tewas yang tewas di tempat diangkat dan dilarikan ke RS Bhyangkara Medan.

Dua jam kemudian tim Labfor Poldasu datang dan melakukan olah TKP. Tak lama polisi dari Sat Brimobda Sumut, Poltares Medan dan Polda Sumut berdatangan untuk bersiaga mengamankan TKP.

Sumber:

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*