Belasan Pasangan Mesum di Madina Terjaring Razia

Belasan orang termasuk pasangan mesum dijaring petugas Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan TNI Kabupaten Mandailing Natal dari sejumlah hotel dan penginapan, serta warung remang-remang. Mereka dijaring petugas melalui Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang berlangsung pada Ahad (12/06/2011) dini hari.

Razia dimulai, Sabtu (11/06/2011) pukul 09.00 WIB dipimpin langsung Kepala Satpol PP dan Kepolisian, TNI. Kepala Satpol PP Hendra AP mengatakan rombongan petugas berangkat dari kantor Satpol PP di Perkantoran Payaloting  menuju sejumlah lokasi, di antaranya penginapan, hotel, kafe dan warung remang-remang.

Dikatakannya, razia gabungan berhasil menjaring 19 orang yang diduga pasangan mesum. Antara lain 5 PSK diamankan dari hotel yang berbeda yakni Hotel Istana IV, Kelurahan Kayu Jati dan Hotel Rafuq, Lingkar Timur, Panyabungan.

Kemudian 1 pasangan di luar nikah ditemukan di warung remang-remang Lingakar Timur Sipolu-polu, dari lokasi yang sama juga diamankan 1 orang pegawai kafe. 3 waria dirazia di warung remang-remang di Kecamatan Naga Juang dan 6 lagi dijaring di beberapa kafe yang menyediakan pelayan malam.

Lanjut Hendra, razia gabungan dilakukan dalam rangka Pperasi Pekat menjelang bulan Ramadhan dan banyaknya pendatang baru di Madina yang diduga melakukan perbuatan portitusi di daerah ini.

“Ini juga kita lakukan atas laporan masyarakat yang merasa resah keberadan kafe-kafe dan warung remang-remang. Razia seperti ini akan kita lanutkan terus sampai bulan suci Ramadhan nanti,” jelasnya

Baca Juga :  Nasib Tragis Pahlawan Olahraga - Medali pun Terpaksa Dijual untuk Makan

Saat ditanya wartawan akan dibawa kemana orang yang dirazia, Hendra menjawab, akan diselidiki dulu apakah mereka punya identitas dia atau tidak. Kemudian akan dilakukan pembinaan terhadap para pelaku yang terjaring.

Setelah dilakukan pembinaan terhadap para pelaku mesum ini, seterusnya akan dipulangkan ke rumah masing-masing dengan syarat harus membuat perjanjian jangan berbuat seperti itu lagi.

Masih kata Hendra, yang terjaring razia kali ini kebanyakan pemain lama yang biasa mangkal di Madina. Walaupun begitu masih diberikan kesempatan kepada meraka agar jangan berbuat asusila lagi di Madina. (BS-026)

Sumber: beritasumut.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. masih banyak lagi tempat2 mesum, simarsayang, jl, baru (pijorkoling), tempat2 santai diMadina dan Pasid kerap disalah gunakan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*