Belum Ada Perbaikan Jalinsum Sibolga-Tarutung

MedanBisnis – Sibolga. Arus lalulintas menjelang dan saat Lebaran akan padat. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan sejumlah ruas jalan di Sumut, seperti jalan negara Sibolga–Tarutung yang kondisinya rusak.

“Biasanya, setiap tahun menjelang Lebaran atau Tahun Baru, selalu ada petugas yang memperbaiki Jalinsum ini, meskipun hanya sekadar tambal sulam,” kata Sahat Aritonang, seorang sopir taksi jurusan Sibolga-Medan kepada MedanBisnis, Senin (22/8).

Menurutnya, kerusakan terparah saat ini berada di sepanjang wilayah Kecamatan Sitahuis, Tapteng. Sementara, kondisi jalan dari perbatasan Taput hingga Kota Tarutung, sudah lumayan bagus.

“Kondisi jalan rusak ini sangat mengkhawatirkan, lebar badan jalan juga sudah tidak sesuai lagi dengan volume kendaraan, ditambah keberadaan jurang yang siap mengancam keselamatan pengendara. Kami para sopir yang setiap hari melewati jalan ini juga gamang dan risau, apalagi sopir yang tidak hafal karena baru pertama atau jarang melewati jalan ini,” ucapnya.

Sopir lainnya, Adi Pasaribu, sopir kanvas salah satu perusahaan rokok, juga membenarkan kerusakan Jalinsum Sibolga-Tarutung di wilayah Kecamatan Sitahuis. Kemudian jalan Sibolga-Padangsidimpuan juga mengalami hal yang sama.

“Cukup banyak titik jalan negara yang rusak antara perbatasan Tapteng dengan Tapsel, sedangkan dari Tapsel hingga Kota Padangsidimpuan sudah bagus. Ruas jalan Sibolga-Padangsidimpuan yang rusak ini juga cukup sempit, sehingga sulit dilalui kendaraan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bentrok di USU Disesalkan Pengamat Pendidikan

Para sopir berharap adanya perbaikan jalan tersebut. Terlebih, saat menjelang hari besar keagamaan seperti sekarang ini. Pemerintah harus turun melakukan perbaikan atau pemeliharaan badan jalan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat.

“Tak perlu melakukan perbaikan menyeluruh karena biayanya akan sangat mahal, cukup memperbaiki kawasan-kawasan terparah saja, supaya nantinya tidak menimbulkan masalah yang dapat mengganggu arus lalu lintas,” tukas Adi.

Sementara itu, sejumlah warga Sitahuis mengatakan, kasus kecelakaan lalu lintas seperti mobil masuk jurang dan lainnya kerap terjadi di Kecamatan Sitahuis. Maka itu, pemerintah melalui instansi terkait kiranya bisa memberikan perhatian yang lebih serius.

Beberapa waktu lalu, Ketua Komisi D DPRD Sumut, H Maratua Siregar menyatakan, perbaikan Jalinsum Sibolga-Tarutung baru akan dimulai pada 2012, bersamaan dengan Jalinsum lainnya yang ada di Tapteng hingga Kota Sibolga.

MASIH RUSAK-Sebuah mobil berusaha melewati badan jalan yang rusak di salah satu ruas jalan jurusan Sibolga-Padangsidimpuan, Senin, 22 Agustus 2011. (juniwan)

Sumber: Medanbisnis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. BERANGKALI TERIAKANNYA MASIH KURANG KENCANG KALI….makanya perlu diteriakin ke pihak2 terkaid sampai diperbaiki dengan benar….
    Kesulitan jalan2 di wilayah Tapanuli khususnya di wilayah Tapanuli Selatan dan daerah pemekarannya adalah BELOKAN jalan yang sempit, LEBAR jalan yang sempit bahkan sangking sempitnya kalau berpapasan dengan Truk dengan mobil pribadi saja, maka kadang-kadang harus ada yang berhenti kalau tidak mau terjun terbalik karena lebar jalan tidak memadai, dan juga KEMIRINGAN jalan / Tanjakan. Padahal kalau memungkinkan tiap tahun 3 belokan saja diluruskan maka belokan2 tajam itu bisa lambat laun memperlancar kendaraan.
    Waktu rombongan kami melintas dari Jalan Sibolga (Batang Toru – kota padangsidimpuan) dua mobil rombongan Kena Ranjau paku dan juga Ranjau Baut. 2 mobil kena dengan baut putih yang bentuknya sama….) bisa saja karena saat berpapasan kendaraan harus keluar badan jalan ban kena ranjau. Jadi berhati-hatilah di sepanjang jalan ini, apalagi lebar jalan di Lintas Sibolga dari Bantangtoru – Kota Padangsidimpuan sangat kecil dan kurang memadai.

    Jadi masyarakat tak apalah terus2 teriak-teriak sampai budek telinga pejabat terkaid biar memperbaikinya….

  2. Botul mai Bang Turnip…., au pe u ida do i di televisi…. Jalan-Jalan Di Pulau Jawa MULUUUUUUSSSSSS —– Aek Latong, Jalan Sipirok – Sidimpuan, Jalan Sibolga – Sidimpuan —- sudah banyak makan korban… malah dibiarin…. SAYA DUKUNG NEGARA SUMATERA YANG TERPISAH DARI JAWA…. Ha… Ha….

  3. Setiap menjelang Lebaran, di Televisi selalu di sajikan Berita Perbaikan Jalan-Jalan di Pulau Jawa…

    Di Pulau Sumatera….? Sampai Cape… Mulut ini berkoar-koar… untuk Minta perbaikan Jalan… Takkan Diberikan…..

    Ahhh Sampai kapan ketidak adilan ini berlangsung…. Apa SUMATERA HARUS MENDIRIKAN NEGARA SENDIRI DULU….?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*