Belum Laporkan Kekayaan ke KPU – Panwas Simalungun Curigai 5 Cabup

Panwaslukada Simalungun mencurigai lima pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati belum melaporkan daftar harta kekayaan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kecurigaan ini timbul karena KPU belum mengumumkan daftar harta kekayaan masing-masing calon bupati ke publik.

“Biasanya saat pendaftaran pasangan bakal calon (balon) kepala daerah, diserahkan daftar kekayaanya, atau minimal tanda terima pelaporan harta kekayaan kalau mereka menyerahkan langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Dan seharusnya, tembusannya ada pada kita. Tapi sampai kini, (tembusan) itu tidak ada,” terang Ketua Panwaslukada Simalungun, Drs Ulamatuah Saragih, Selasa (13/7).

Ulamatuah juga mengatakan, belum lama ini dalam sebuah kesempatan, ia sudah menanyakan tentang laporan daftar kekayaan para cabup kepada Ketua KPU Simalungun, Drs HM Nurdin Sinaga. Saat itu, katanya, Nurdin mengatakan pihaknya baru menerima laporan daftar kekayaan dari salah satu cabup, yakni Zulkarnain Damanik. Sedangkan yang lainnya belum diterima.

“Ketua KPU mengaku, baru satu calon bupati yang melaporkan daftar harta kekayaannya. Saya jadi heran, daftar harta kekayaan kan salah satu syarat mutlak dalam pendaftaran, dan KPU saat menerima pendaftaran mengatakan semua syarat ada. Nah lho, sekarang kenapa dijelaskan baru satu calon yang menyerahkan daftar harta kekayaan?” tanya Ulamatuah.

Kata Ulatuah, jika pernyataan Ketua KPU itu benar, maka dapat disimpulkan KPU turut andil dalam timbulnya pelanggaran, yakni pelanggaran administratif.

Baca Juga :  Gempa di Gunung Toba, Warga Parapat Panik

Masih menurut Ulamatuah yang juga tercatat sebagai salah satu dosen di Fakultas Hukum Universitas Simalungun (FH USI) ini, pihaknya sangat berharap seluruh pasangan calon bupati atau tim pasangan calon pro aktif. Dalam artian, seluruh pasangan calon diminta memberikan penjelasan apakah daftar kekayaan memang sudah diserahkan atau belum.

Sementara itu, tiga anggota KPU Simalungun, yakni Ramadin Turnip, Jon Alden Sumbayak, dan Robert Ambarita saat ditemui di kantornya mengaku sudah semua pasangan calon menyerahkan daftar kekayaan, meski tidak semuanya menyerahkan ke KPU. Misalnya, pasangan JR Saragih-Hj Nuriaty Damanik (JR-Nur), langsung melaporkan harta kekayaannya ke KPK di Jakarta.

“Dan secara undang-undang itu sah. Sebab kalaupun diserahkan ke KPU, maka KPU juga akan menyerahkan daftar itu kepada KPK,” kata mereka.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Panwas_Simalungun_Curigai_5_Cabup

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*