Beranikah PEMDA TAPSEL, KANTOR POLISI, KANTOR TNI DAN DIREKSI PERUSAHAAN TAMBANG di Kec. Batangtoru Menjadikan air Limbah Menjadi Kebutuhan sehari-hari????

Mengikuti perkembangan-demi perkembangan Protes Masyarakat yang menggunakan Air sungai Batangtoru dari Jaman dahulu hingga sekarang terhadap pembuangan Limbah oleh Perusahaan Tambang Emas yang ada di Kec. Batangtoru yang didukung oleh pihak PEMDA, POLISI, TNI dengan tujuan untuk kepentingan Nasional dan masyarakat setempat sangat menarik untuk diikuti setiap tindakan dan upaya pihak Perusahaan, Pihak Pemda dan Pihak Keamaanan agar masyarakat bisa merima kegiatan Perusahaan membuang limbah hasil tambang emas melalui aliran sungai Batangtoru.

Jika dilihat dari dampak pembuangan limbah ini ke sungai Batangtoru dengan berbagai upaya dan cara pihak yang berkepentingan agar masyarakat bisa menerima pembuangan limbah ini, sangat terkesan mengesampingkan kehidupan masyarakat yang menggantungkan hidup sehari-hari dari keberadaan sungai batangtoru ini yang sudah berlangsung dari jaman dahulu hingga hadirnya Perusahaan yang sedikit mengusik kehidupan mereka dari hari kehari.

Jika dilihat dari respond masyarakat atas kehadiran perusahaan Tambang Emas yang menurut sebagian pihak akan menjamin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya, maka masyarakat yang memprotes pembungan limbah ini pada dasarnya tidak pernah meolak kehadiran tambang ini sepanjang tidak membuang limbahnya ke sungai Batangtoru. Sehingga dengan dasar ini pihak Pemda Tapsel, TNI, Polisi dan juga pihak-pihak terkaid lainnya berusaha untuk meyakinkan masyarakat bahwa limbah pembuangan tambang perusahaan ini tidak berbahaya bagi masyarakat yang meminumnya. Hal ini dipraktekkan oleh pihak Bupati, Plt GUBSU dan pejabat lainnya dihadapan masyarakat bahwa air yang bersumber itu tidak berbahaya.

Baca Juga :  Rp 15,8 M untuk Guru dan Pengawas di Tapsel

Hendaknya jika memang tidak berbahaya air yang dibuang dari limbah pembuangan Perusahaan tambang emas ini, berangkali untuk lebih meyakinkan masyarakat setempat, sebaiknya Pihak Pemda dapat membuat Aturan yang mewajibkan/harus agar semua Kantor Pemda di tapsel sekitar Tambang ini, Seluruh Kegunaan air yang dibutuhkan oleh perusahaan, Seluruh kantor TNI dan POLISI serta rumah-rumah dinas polisi dan TNI yang ada menggunakan air limbah ini sebagai kebutuhan kehidupan sehari-harinya. Kepercayaan masyarakat akan bisa benar-benar percaya jika hal ini dilakukan kalau memang benar apa yang diupayakan oleh Bupati dan Plt GUBSU dan TNI, Polisi serta pihak pejabat perusahaan sudah tidak berbahaya dari air limbah yang dihasilkan ini.

Tanpa mempunyai tujuan maksud tertentu, sebaiknya Pemda tingkat Kecamatan Batangtoru, kantor polisi, Kantor TNI dan seluruh kegunaan air di Tambang ini berani menunjukkan kebenaran kalau memang tidak berbahaya dari hasil limbah pembungan ini terhadap mereka sendiri. sehingga kebutuhan sehari-hari yang mereka tunjukkan akan menghapus keraguan masyarakat terhadap adanya dugaan bahwa semua upaya meminum dihadapan masyarakat tidak sekedar degelan atau seperti sinetron belaka yang sudah disusun skenerio sedemikan rupa….. (horas)…

 

 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pembangunan Jalan Negara Tapteng - Tapsel Dilaksanakan April

2 Komentar

  1. Mungkin kah di batangtoru di bangun depot pengisian air minum yg airnya dr limbah dimana dibuat untuk air minum di kantor instansi pemerintahan, kantor polisi dll, untuk efisiensi anggaran pengeluaran kantor khususnya air minum, kalau gambar iklan dah ada tinggal selogan nya yg ditempel di kantor belum cocok salahsatunya ” ketua aja minum masa anggota ngak minum”

  2. Mari UNJUK RASA ke Kantor Pusat PT Agincourt Resources di Jakarta di daerah Pondok Indah; kita akan gabung dengan banyak NGO yang menolak pembuangan limbah tambang perusahaan ini ke sungai Batangtoru. Biar sekalian dunia internasional tahu masalah ini, karena negara ini tak peduli dengan jeritan warga Batangtoru.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*