Beredar, Video Berjudul Kecurangan Atut-Rano

Gubernur Banten Atut Chosiyah (kanan) dan Rano Karno (kiri) mengikuti jalan sehat bersama ribuan masyarakat di Karawaci, Tangerang, (17/7). ANTARA/Muhammad Deffa

TEMPO Interaktif, Jakarta – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan kecurangan dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang dilakukan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Banten Eneng Nurcahyati beredar di YouTube.

Video berisi pengerahan birokrasi yang dilakukan pejabat Pemerintah Provinsi Banten untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, tersebut berdurasi satu menit empat puluh delapan detik (1:48) itu beredar luas di Internet sejak Sabtu, 29 Oktober 2011.

Video yang berjudul “Bukti Kecurangan Sistematis Atut Chosiyah dalam Pilgub Banten 2011″ tersebut diduga direkam oleh salah seorang anak buahnya saat mengikuti rapat di lingkungan BKPD Banten yang dipimpin langsung oleh Eneng Nurcahyati.

Dalam video tersebut Kepala BKPD Banten Eneng Nurcahyati terlihat jelas mengajak seluruh pegawai di lingkungan BKPD Banten untuk memenangkan Ratu Atut Chosiyah memimpin kembali Banten.

“Untuk keluarga, untuk masyarakat, untuk warga binaan, dengan hati, dengan cinta, dan dengan kesadaran bahwa kita semua punya tugas mulia untuk memajukan Banten. Karena itu saya mohon, tanpa ragu-ragu, dan jangan pernah ada yang berpikir melawan apa pun juga. Saya mohon dengan sangat, mari kita niatkan dengan ikhlas untuk membantu Ibu Hajah Ratu Atut Chosiyah untuk melanjutkan tugas mulianya memimpin Banten ini,” katanya.

Dalam video tersebut, Eneng mengatakan, “Kita punya binaan-binaan di hampir 50 desa. Dan ini harus, sebelum tanggal 22 Oktober nanti, H-7 minimal kita punya gambaran data dan informasi dari ketua-ketua kelompok atau gapoktan (gabungan kelompok tani) yang berada di binaan kita untuk mengetahui bagaimana kesiapan dari masing-masing,” ujar Eneng kepada seluruh bawahannya dalam rekaman video tersebut.

Baca Juga :  Menteri Agama: 1 Ramadhan 1435 H Jatuh pada 29 Juni 2014

Sementara itu, Kepala BKPD Banten Eneng Nurcahyati tidak mau berkomentar terkait video tersebut. Kepada sejumlah wartawan yang mencoba menghubungi, dia hanya menyampaikan bahwa beredarnya video tersebut membuat keluarga, anak-anaknya, serta seluruh anak asuhannya di pesantren merasa ketakutan.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menetapkan pasangan Ratu Atut Chosiah-Rano Karno menjadi pemenang dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten yang digelar pada 22 Oktober 2011 lalu. Pasangan Atut-Rano berhasil mengalahkan dua pasangan lainya, yaitu Wahidin Halim-Irna Narulita dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki.

Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara gubernur dan wakil gubernur Banten yang digelar di Balai Besar Latihan Kerja Industri (BBLKI) Serang, Banten, Ahad, 30 Oktober 2011, Atut-Rano unggul dengan perolehan suara 2.136.035 (49,65 persen), Wahidin-Irna 1.674.957 (38,93 persen), dan Jazuli-Makmun 491.432 (11,42 persen).

WASI’UL ULUM

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*