Berkas Dua Tersangka Dugaan Korupsi PS Sidimpuan Dilimpahkan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan melimpahkan berkas dua tersangka dugaan korupsi Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan TA 2008-2009, masing-masing Wakil Manejer PS Sidimpuan, HAN dan mantan Kadispora Budpar Pemko Sidimpuan HMSP ke Pengadilan Negeri (PN) setempat.

“Tadi siang sekitar pukul 14.00 WIB, kita telah menerima berkas kedua tersangka dugaan korupsi PS Sidimpuan dari pihak Kejari setempat,” ujar Ketua PN melalui Humas PN Tommy Manik kepada Analisa di ruang kerjanya, Selasa (26/4)

Dikatakan, kedua berkas perkara dugaan korupsi tersebut diantar langsung pihak Kejari melalui staf Pidsus yang diterima Panitera Pidana PN P. Sidimpuan.

“Kedua berkas itu, sudah diberi nomor registrasi masing-masing 313/Pid/sus/2011/PN P.Sidimpuan untuk tersangka HAN dan 314/Pid/sus/2011 PN Sidimpuan untuk HMSP, “ungkapnya.

Dijelaskan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan segera menetapkan majelis hakim yang akan menangani perkara dugaan korupsi PS Sidimpuan tersebut.

“Setelah menerima berkas, kita tinggal menetapkan majelis hakim yang akan menangani perkara dugaan korupsi tersebut, “terangnya.

Terpisah, Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan melalui Kasintel Polim Siregar SH membenarkan jika pihaknya melalui staf Pidsus telah mengantar dua berkas tersangka dugaan korupsi ke PN setempat.

“Tadi siang, berkas kedua tersangka dugaan korupsi PS Sidimpuan telah diantar seorang staf kita ke PN Sidimpuan, “katanya.

Ditambahkan, berdasarkan penyelidikan dan penyidikan tim penyidik Kejari P.Sidimpuan, terjadi dugaan korupsi pada anggaran PS Sidimpuan. Yakni sekitar Rp 500 juta pada P-APBD 2008 dan sekitar Rp 720 juta pada APBD 2009.

Baca Juga :  Cedera Rossi Lebih Serius dari Perkiraan

Setelah penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan, ditetapkanlah dua orang tersangka dalam perkara ini. Yakni Wakil Manejer PS Sidimpuan, HAN, dan mantan Kadispora Budpar Pemko Sidimpuan saat itu, HMSP.

Kemudian terhadap kedua tersangka dilakukan penahanan. Sesuai perintah yang tertuang dalam surat No: Print 01/N.2.20/Fd.1/01/2011 yang ditandatangani Kajarsatlantas pi P.Sidimpuan, Indrasyah Djohan Nasution, SH.MH.

“Terhadap kedua tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 UU No.31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU No.20 tahun 2001 Junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUH Pidana, “terangnya.

Untuk diketahui, sejak ditahan, Senin (17/1) hingga kini, Rabu (13/4), kedua tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B P. Sidimpuan di Desa Salambue, Kecamatan Sidimpuan Tenggara.

Sebelumnya, sempat terjadi perspektif negatif dari masyarakat terkait terkesan belum dilimpahkannya kasus kedua tersangka korupsi PS Sidimpuan tersebut.

Mereka mengindikasi pelimpahan terkendala akibat Kejari tidak mampu membuktikan dugaan korupsi sebesar Rp 3.231.550.000 pada tahun anggaran 2008 dan 2009 yang melibatkan HAN dan HMSP tersebut.

Namun, belakangan anggapan miring tersebut terbantahkan setelah pihak Kejari Sidimpuan menerima hasil audit BPKP yang berisi kerugian negara atas dugaan korupsi di tubuh PS Sidimpuan. (hih)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jalan Lintas Pantai Barat Madina Longsor di Dua Titik

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*