Bermodalkan Surat Mandat Walikota PT. ATC Kelola Pasar Sakumpal Bonang

Teka – teki pengelolaan Pasar Sangkumpal Bonang yang sempat jadi perhatian masyarakat, khususnya elemen mahasiswa Kota Padangsidimpuan berkali-kali menggelar unjuk rasa, kini mulai terjawab.

Pasalnya, hanya bermodalkan surat  mandat dari Walikota Padangsidimpuan Drs H Zulkaranen Nasution, MM, PT.ATC sudah berhak kembali mengelola pasar itu, dengan tujuan supaya manajemen Pasar Sangkumpal Bonang tidak stagnan.

Meski sifatnya sementara, namun diyakini hal itu merupakan titik awal bahwa PT.ATC yang mendapat restu dari pihak eksekutif maupun legislatif untuk kembali mengelola pasar dimaksud.

Dengan demikian, mengelola pasar sendiri bagi Pemko Padangsidimpuan c/q Disperindag UKM yang dulunya begitu getol untuk itu, hanya isapan jempol semata.

Seputar adanya surat mandat pengelolaan Pasar Sangkumpal Bonang diketahui dari Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan H Azwar Samsi, SE, Jumat (2/7) di ruang kerjanya kepada Waspada menjelaskan, surat mandat dari walikota kepada PT.ATC terbit di bulan Januari 2010 lalu.

“Surat mandat pengelolaan sementara Pasar Sangkumpal Bonang dari Walikota Padangsidimpuan kepada pihak PT ATC, diterbitkan bulan Januari lalu dengan tujuan menghindari manajemen pasar stagnan,” ucap Ketua DPRD diamini Asisten I Pemko Padangsidimpuan, Drs. Rahuddin Harahap.

Terkait Pansus Sangkumpal Bonang yang telah dibentuk DPRD Kota Padangsidimpuan bulan lalu, katanya saat ini masih stagnan karena terbentur dana. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BAKAD, BPK, dan juga masih menunggu jawaban dari Kementerian Dalan Negeri tentang pengalokasian dana pansus itu.

Baca Juga :  Pemko Sidimpuan Tak Punya Dana Teliti Jajanan

Sebelumnya, Pansus DPRD Pasar Sangkumpal Bonang mengajukan dana sebesar Rp200 juta kepada pihak eksekutif, namun pihak eksekutif tidak menyanggupinya dengan alasan tidak ada uang, akibatnya kinerja Pansus terhenti sampai sekarang.

Lima bulan persoalan Pasar Sangkumpal Bonang menggelinding Ke permukaan, selama itu pula persoalan tersebut tidak menemukan titik terang, bahkan ada dugaan, pembentukan pansus hanya pormalitas untuk menjaga popularitas dewan.

Sumber: http://www.waspadamedan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3089:modal-surat-mandat-walikota-pt-atc-kelola-pasar-sangkumpal-bonang&catid=52:sumut&Itemid=207

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*