Besar kemungkinan tahapan pilkada Tapsel dihentikan

WASPADA ONLINE

question mark Besar kemungkinan tahapan pilkada Tapsel dihentikanP.SIDIMPUAN – Tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten Tapanuli Selatan 2010 besar kemungkinan dihentikan, akibat belum adanya anggaran pelaksanaan tahapan pada KPUD setempat.

Hal itu selaras dengan pernyataan ketua KPUD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution, yang menyatakan tahapan pilkada Tapsel dan lima daerah lainnya akan dihentikan jika sampai 31 Januari 2010 anggarannya belum ada.

Ketua KPUD Tapsel, Mustar Edi Hutasuhut, melalui anggota, Akhiril Pane, tadi malam, mengatakan, secara hirarki KPUD itu mulai dari KPU Pusat, KPUD Provinsi, dan KPUD kabupate/kota. “Jadi KPUD Tapsel taat peraturan perundang undangan dan hirarki,” katanya.

Sementara, sekretaris KPUD Tapsel, M Yunus Daulay, juga sependapat dengan hal itu. Namun dia meyakini kalau anggaran tahapan Pilkada ini akan ada paling lambat pertengahan Pebruari nanti.

“Memang saat ini pembahasan RABPD Tapsel 2010 masih berlangsung di DPRD. Tapi saya yakin paling tidak pertengahan Pebruari nanti anggaran tahapan pilkada ini sudah ada,” sebutnya.

Dikatakan, saat ini memang terjadi permasalahan terkait anggaran Pilkada 2010 di pembahasan RAPBD 2010 di dewan. Anggaran yang diajukan dianggap terlalu besar dan kini sudah diajukan perubahan kedua dari pengajuan pertama sebesar Rp14 miliar.

“Pertama Rp14 M dan karenamasih dianggap terlalu besar, kita merevisinya dan mengajukan Rp13,8 M. Tapi setelah dibahas, badan anggaran juga masih menilai terlalu besar. Revisi kedua diajukan kembali sebesar Rp12,8 M, Selasa (5/1), namun hingga kini belum ada pembahasan lagi,” sebutnya.
(dat04/waspada)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Aek Latong Itu Noktah Buruk Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*