Besi Pagar Jembatan Aek Sitandiang Hilang

SIPIROK-Besi pagar Jembatan Aek Sitandiang di Jalinsum Sipirok-Sipagimbar tepatnya di Sigorgang Lobang, Kelurahan Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Tapsel tidak ada ditempatnya lagi alias hilang.

Karena keadaan ini, jika masyarakat akan melintas, harus lebih hati-hati. Jika tidak, pasti terpeleset ke dalam Sungai (aek) Sitandiang. Hilangnya besi pagar jembatan pagar tersebut sudah berlangsung sekitar dua tahun terakhir.
Warga Kelurahan Sipagimbar yang biasa melintas Siregar (47), Ali (30), Pane (40) dan beberapa lainnya pada METRO beberapa waktu lalu mengatakan, kondisi jembatan yang tak memiliki pagar pembatas atau pengaman tersebut sangat membahayakan penggunanya khususnya pada malam hari. Jika tak hati-hati bisa-bisa masuk ke dalam aliran sungai yang bebatuan.

“Kiranya ini menjadi perhatian pemerintah. Jembatan tersebut harus diperbaiki. Jika tidak masyarakat akan rugi, baik materi maupun nyawa,” kata mereka.

Amatan METRO, memang kondisi jembatan tersebut tidak lagi memiliki besi pengaman yang menyerupai pagas, namun dari bekasnya masih tampak pernah ada pagar di jembatan tersebut.

Bukan Diambil Maling
Salah seorang warga setempat Muslim Rambe (45) pada METRO seminggu lalu mengatakan, besi penghalang jembatan tersebut bukanlah hilang dicuri atau diambil orang, tetapi dibawa oleh petugas pemelihara jalan bermarga Sormin.
“Bukan dicuri atau diambil orang, tapi dibawa oleh si Sormin. Waktu itu memang sudah mengalami kerusakan dan sempat di simpan di samping rumah ini. Tapi tiba-tiba dibawanya yang katanya akan segera dipasang kembali namun sampai sekarang belum ada,” katanya sambil mengaku sangat khawatir jika warga terutama anak-anak terjatuh ke sungai. (ran/mer)

Baca Juga :  Senin, Pemko Psp Safari Ramadan

sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*