BNNK Diminta Transparan

Padangsidimpuan, Ketua Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma-PP) Kabupaten Tapanuli Selatan, Ibrahimsyah Nasution meminta Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK), transparan terhadap hasil test urin kepada pegawai pemkab dan DPRD Tapsel baru-baru ini.

“Hasil tes urin di Pemkab dan DPRD Tapsel itu menghasilkan 17 orang terindikasi narkoba dan obat terlarang, tapi anehnya BNNK tidak menyebut dari intansi mana berasal. Hal ini bisa memicu saling tuding antar intansi, “ ujarnya kepada Analisa  Kamis (8/1).

Dikatakan, gencarnya BNNK menggelar test urin diintansi-intansi pemerintahan atau swasta merupakan hal yang positif namun harusnya disertai dengan transparansi hasil.

“Jangan hasilnya diumumkan setengah-setengah, jikapun tidak disebutkan nama oknumnya tapi intansinya harus, “ katanya. Sebelumnya dalam hasil test urin yang ditandatangani Ketua BNN Kabupaten Tapsel Bahori Harahap disebutkan, sebanyak  7 orang terindikasi narkoba dan 10 orang memakai obat terlarang dari 1.282 PNS serta 14 Anggota DPRD yang mengikuti tes urin sejak 21 Nopember sampai 29 Desember 2014.

Bahori mengatakan, BNNK telah menjalankan perintah Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu untuk melakukan pemeriksaan urine kepada 35 PNS di Sekretariat DPRD Tapsel.

“Perintah  adalah tes urin seluruh PNS, namun di tengah kegiatan, ada 14 anggota dewan sukarela ikut tes urin,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Tapsel H. Rahmat Nasution, S.Sos mengungkapkan, dukungannya terhadap kegiatan yang dilakukan BNNK Tapsel mengingat bahaya narkoba merupakan issu internasional.

Baca Juga :  Dana Hibah PKK dan Dharma Wanita Persatuan Palas Dipertanyakan

Rahmat mengimbau, agar komitmen pemberantasan narkoba dapat dijalankan secara bersama-sama, dan dalam pelaksanaannya harus dijalankan sesuai prosedur agar tidak ada ketersinggungan pihak lain.

“Dalam menjalankan programnya, BNNK Tapsel harus melalui prosedur sesuai SOP BNN dan dibutuhkan koordinasi yang baik agar tidak ada pihak yang dirugikan ataupun membuat ketersinggungan pihak lain, apalagi yang berhubungan dengan lembaga atau institusi lainnya,“ harapnya. (hih)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*