Bocor di Bandara Hasanudin Memalukan, Pengelola Harus Tanggung Jawab

Genangan air akibat bocor di Bandara Sultan Hasanudin Makassar bukan persoalan sepele. Sebaliknya, itu adalah masalah yang memalukan bagi citra sebuah bandara internasional. Harus ada pihak yang bertanggung jawab.

“Sangat memalukan banjir di Gate 1 Bandara Internasional Hasanudin,” kata anggota Komisi V DPR Saleh Husin lewat rilis kepada detikcom, Sabtu (18/9/2010).

Menurut Saleh, kini air hujan tidak hanya menggenangi jalanan saja. Ruang tunggu Gate 1 serta ruang depan gate bandara pun ikut kebanjiran.

Efeknya tentu saja terhadap penumpang yang sedang berada di lokasi. Apalagi bandara tersebut masih tergolong baru.

“Penumpang harus berusaha mengindar dari tumpahan hujan di dalam gate keberangkatan. Hal ini sangat memalukan karena terjadi di bandara internasional kebanggaan masyarakat sulawesi selatan yang terhitung gedung baru,” tambahnya.

Untuk itu, Saleh meminta kepada pihak pengelola untuk bertanggung jawab. Dalam konteks ini adalah PT Angkasa Pura 1.

“Untuk itu, PT AP 1 harus bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi Jumat kemarin sore,” tegasnya.

Lantai Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, tergenang air di sejumlah titik pada Jumat (17/9/2010) malam. Pihak pengelola berkilah, hal itu semata-mata karena curah hujan yang cukup deras.

Informasi yang dihimpun detikcom, setidaknya ada 6 hingga 8 titik kebocoran air yang membuat genangan air. Titik-titik itu antara lain lantai II tepatnya di depan tangga naik, basement dan lantai I, yakni di depan restoran cepat saji KFC.

Baca Juga :  Bersahabat dengan Lebah

Asisten Manajer Operasi terminal Sisi Darat dan Penerangan Bandara Sultan Hasanuddin, Sugiyono mengatakan, hal tersebut semata-mata disebabkan curah hujan yang cukup tinggi. Saat ini, semua lokasi kebocoran sudah ditangani dengan baik.

“Kemarin sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WITA, hujan turun cukup deras. Hal itu membuat ada beberapa kebocoran di sejumlah tempat. Tapi pukul 23.00 WIB, semua sudah bisa diatasi. Tidak ada genangan air, lantai hanya basah saja,” ujar Sugiyono.

(mad/mad)

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/09/18/203611/1443032/10/bocor-di-bandara-hasanudin-memalukan-pengelola-harus-tanggung-jawab?991101605

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*