BRI Unit SM Raja Padangsidimpuan Dibobol Rp. 970 Juta Digondol

 – Pelaku Di Duga Petugas Jaga Malam

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit SM Raja, Kota Padangsidimpuan (photo: metro tabagsel)

Sidimpuan-Brankas milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit SM Raja, Kota Padangsidimpuan, dibobol maling, Minggu (22/1) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Rp 970 juta berbagai pecahan raib digondol. Kuat dugaan, pelaku pembobolan adalah satpam yang bertugas jaga malam, berinisial S.

Informasi yang dihimpun METRO, kejadian pertama kali diketahui satpam yang berjaga pagi, Pardi. Pagi itu, sekitar pukul 08.00 WIB tiba di BRI untuk serah terima jaga dengan S. Namun, begitu tiba di BRI, ia heran melihat pintu depan bagian atas tidak digembok, hanya bagian bawah yang digembok padahal biasanya keduanya bergembok. Karena curiga, ia langsung menghubungi petugas yang memiliki kunci lainnya. Setelah mengambil kunci dari petugas, Pardi langsung membuka kantor.

Sesampai di dalam, ia tidak melihat ada yang aneh. Tapi, begitu masuk ke ruang brankas yang ada tepat di belakang ruang pelayanan, ia kontan terkejut. Sebab, brankas tersebut sudah rusak dan ada bekas engsel dicongkel. Selanjutnya, ia menghubungi pimpinannya. Lalu, oleh pimpinan kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Psp.

“Biasanya sebelum serah terima penjagaan, saya dan S selalu berkomunikasi melalui handphone. Tapi tadi (kemarin) handphone S tidak aktif,” Aku Pardi.

Kapolres Psp AKBP Andi S Taufik yang langsung memimpin olah TKP melihat ada kejanggalan dalam pembobolan brankas tersebut. Pertama, pintu depan tidak dirusak. Ada dugaan pelakunya paham betul akan kondisi dan tata letak kantor, sehingga dicurigai pelakunya orang dalam. Dari hasil olah TKP diketahui pelaku berjumlah dua orang, dan sudah dilakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan keduanya.

Baca Juga :  Seputar Hutan Lindung Tapsel Dirambah

Menurut Kapolres, pelaku mencongkel brankas menggunakan linggis dan membawa uang dengan menggunakan beberapa kantongan plastik.

Saat ditanya apakah pelakunya adalah S, Kapolres belum bisa memastikannya. Hanya saja kuat dugaan adalah orang dalam dan mengetahui isi kantor.

Selanjutnya, rombongan Kapolres Psp menuju rumah S di Sibulan-bulan, Padangmatinggi, Kecamatan Psp Selatan. Namun, yang bersangkutan dan istrinya, Emmi Lubis serta anaknya yang masih balita tidak berada dirumah. Tetapi, dari dalam rumah ditemukan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pembobolan, seperti linggis, mesin grenda dan lainnya yang kemudian dibawa sebagai barang bukti.

“Saat ini kita belum tahu pelakunya tapi kita indikasikan orang dalam. Uang yang hilang sesuai dengan laporan BRI totalnya Rp970 juta lebih. Kita masih melakukan pendalaman pemeriksaan termasuk memeriksa CCTV untuk melihat siapa pelakunya,” ujarnya.

Sementara itu abang ipar S, Muhammad Sihombing, mengaku tidak tahu keberadaan adik iparnya itu. Pasalnya, sejak lebaran lalu, ia sudah tidak serumah lagi dengan adik iparnya itu di rumah warisan mertua mereka di Sibulan-bulan.

Secara pribadi, ia menyebutkan, adik iparnya itu baik dan disukai tetangga. Dan, sepengetahuannya tidak ada masalah dengan orang lain baik utang dan lainnya.

Salah seorang staf BRI yang tidak mau dikorankan namanya menuturkan, S bukan orang baru di BRI. S sudah bekerja selama 4 tahun, sehingga ia tidak menduga sama sekali jika kuat dugaan pelaku pembobolan itu adalah S.

Baca Juga :  Lanjutan Sidang Kasus Dugaan Korupsi TPAPD Tapsel 2005

“Orangnya juga baik dan komunikatif. Kita tidak menyangka kalau memang betul dia pelakunya,” tutur pria ini.

Ditambahkannya, memang untuk jaga malam di BRI Unit SM Raja hanya satu orang.

Sementara itu, sejumlah tetangga S mengaku melihat S dan Istrinya Emmi Lubis bersama dengan anaknya pergi dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB, tanpa membawa barang atau tas. Tetangga tidak curiga, karena itu merupakan hal yang biasa.(phn)

Sumber : Koran Metro Tabagsel

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. “Salah seorang staf BRI yang tidak mau dikorankan namanya menuturkan, S bukan orang baru di BRI. Suriono sudah bekerja selama 4 tahun, sehingga ia tidak menduga sama sekali jika kuat dugaan pelaku pembobolan itu adalah S.”

    Gimana nih pak penulis berita, nggak konsisten.

  2. Ah… Nggak heran dah…..! BRI Unit yang satu ini memang agak longgar dan pegawainya pada malas dan agak sok…, inilah BRI unit di Kota Padangsidimpuan yang Istirahatnya sangat lama dari Jam 11.00 WIB – 13.30 WIB…, Selamat atas Dibobolnya Brankas Anda.. Mungkin Ini Isyarat untuk Memperbaiki Pelayanan Anda….

    • lugu do tarida alak nai tai di belakang ni i buruk do ……….
      berarti nadi pikirkon ia tu belakang ate ………
      di pikirkon jolo dabo katua baru bertindak ……..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*