Browsing Via Ponsel Masih Nomor Satu

0729558620X310 Browsing Via Ponsel Masih Nomor SatuAktivitas orang menggunakan ponsel berinternet masih didominasi browsing dibandingkan kegiatan lainnya, seperti e-mail ataupun social networking.

“Sepertiga pengguna smartphone dunia masih untuk browsing,” kata CEO Vodafone Vittorio Colao saat berbicara dalam acara Nokia World 2010 di London, Inggris, Selasa (Rabu, 15/9/2010).

Menurut Colao, kegiatan browsing di smartphone ini masih di atas kegiatan bisnis (30 persen), games (25 persen), e-mail (20 persen), dan social networking (15 persen). Persentase ini, menurut Calao, harus diadopsi oleh vendor ponsel mana pun, termasuk Nokia.

“Jangan lupa, musik dan video tumbuh dengan cepat. Vendor smartphone harus menciptakan aplikasi yang memungkinkan pengguna smartphone menikmati layanan musik dan video,” katanya.

Colao menjelaskan, tren smartphone ke depan adalah “demokratisasi” bagi penggunanya sehingga setiap orang punya hak yang sama dalam memanfaatkan setiap fitur dan aplikasi di dalamnya. Untuk itulah, Nokia dan Vodafone menjalin kerja sama bisnis untuk menyongsong preferensi para pengguna smartphone yang beragam.

Harus murah
Dalam bagian lain kupasannya, Colao menekankan pentingnya kerja sama bisnis di antara vendor smartphone terkait kegiatan orang berinternet secara mobile. Colao kemudian memaparkan lima konsep bisnis yang harus dilakukan bagi produsen smartphone, yakni kecepatan jaringan, alat dan sistem operasi, konten dan layanan, kemudahan bagi konsumen, serta keuntungan dari ekosistem bisnis yang berkembang.

Baca Juga :  Remaja Siarkan Langsung Gantung Diri via Internet

“Untuk itu, sangat penting membuat smartphone murah yang mudah dimiliki konsumen, tetapi tetap dengan menambah kecepatan operasionalnya,” pesan Colao yang kali ini ditujukan kepada produsen ponsel Finlandia, Nokia.

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2010/09/15/07315192/Browsing.Via.Ponsel.Masih.Nomor.Satu

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*