Bukan BlackPad tapi BlackBerry Playbook

Produsen BlackBerry, Research In Motion (RIM) Kanada, akhirnya mengumumkan perangkat baru berupa komputer tablet buatannya, Senin (27/9/2010) dalam ajang RIM Developer Conference di San Francisco. Kalau sebelumnya sempat dirumorkan dengan nama BlackPad, tablet baru ini ternyata diberi nama BlackBerry PlayBook.

Foto : BlackBerry Playbook

Tablet Playbook berlayar 7 inci, lebih kecil dari iPad buatan Apple dengan sistem operasi buatan QNX Software System yang diakusisi RIM pada awal tahun. Tidak seperti iPad yang tak memiliki kamera, Playbook memiliki dua kamera di depan dan di belakang. Perangkat ini akan dirilis pada April 2011. Namun, RIM belum mengungkap harganya, hanya menyatakan akan dijual dengan kisaran harga yang bersaing dengan iPad.

Tak ada koneksi seluler di perangkat ini, namun ada WiFi untuk mengakses internet. Meski tak bisa untuk menelepon, tablet ini bisa dihubungkan secara nirkabel melalui perangkat BlackBerry melalui koneksi WiFi sebagai layar kedua yang lebih lebar sehingga pengguan dapat melihat aktivitasnya saat menelepon. WiFi juga bisa digunakan untuk mengakses layanan seluler lewat BlackBerry.

Co-CEO RIM Jim Balsillie menyatakan perangkat tersebut dirancang sebagai produk standalone untuk memberikan pengalaman akses web secara sempurna. RIM tidak menerapkan pendekatan aplikasi untuk mengakses berbagai layanan berbasis web termasuk Flash dengan perangkat PlayBook ini. “Artinya perangkat itu tak akan tergantung pada aplikasi pihak ketiga atau app,” ujar Balsillie.

Baca Juga :  Kecepatan Internet Indonesia Bisa Kalahkan AS

PlayBook tidak dirancang sebagai perangkat konsumer yang akan dijual secara ritel. RIM bakal memposisikan produk tersebut sebagai perangkat untuk kalangan enterprise untuk kebutuhan bisnis. Sebelumnya, Cisco juga merilis tablet untuk enterprise yang diberi nama Cius.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2010/09/28/15572954/Bukan.BlackPad.tapi.BlackBerry.Playbook

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*