Bulan Ramadhan Harga Kopi Anjlok, Harga Gula Aren Naik

Seminggu terakhir memasuki bulan suci ramadan, harga kopi jenis robusta, asersa dan kopi unggul arabika (Ateng) mengalami penurunan yang cukup drastis, yaitu sekitar Rp4.000 sampai Rp5.000  per kilogram. Namun, komiditi pertaian lainnya seperti gula aren justru mengalami kenaikan yakni sekitar Rp1.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai merah dan cabe rawit masih normal yakni Rp5.000 dan Rp7.000 per kilogram di tingkat petani.

Kopi jenis robusta kering misalnya mengalami penurunan harga di tingkat petani, yaki dari Rp21.000 per kilogram menjadi Rp17.000 per kilogram. Harga kopi jenis asersa dari Rp18.000 per kilogram menjadi Rp14.000 per kilogram dan kopi ateng dari  Rp25.000 per kilogram menjadi Rp20.000 per soluk (takaran yang digunakan sama dengan 0,8 kg). Sedangkan untuk gula aren mengalami kenaikan dari 13 ribu menjadi 14 ribu perkilonya.

Sementara itu beberapa jenis komoditi lainnya, yakni kakao harganya masih normal yakni Rp20.000 Rp2.000 ribu per kilogram, sedangkan kemiri juga harganya turun yakni dari Rp6.000 menjadi Rp5.000 per per kilogram. salah seorang pedagang (agen) komoditi di Sipirok, H Painan Siregar kepada METRO, Jumat (5/8) mengatakan,  penurunan (anjloknya)  harga harga berabagi jenis komoditi tersebut baru berlangsung sekitar seminggu terakhir. “Baru seminggu terakhir yang diakibatkan beberapa faktor seperti pasokan  dari warga semakin berkurang dan lainnya sementara harga gula masih tampak normal kendatipun naik sedikit,” katanya.

Baca Juga :  Nasib Bupati Palas Ditangan MA

Dikatakannya, setiap kamis dirinya bisa mendapatkan gula dan kopi robusta sebanyak lebih dari 3 ton tetapi kali ini hanya 3 ton untuk gula aren dan hanya 2 ton untuk kopi robusta, 2 ton untuk kopi ateng dan 500 kg untuk kopi asersa dan barang tersebut akan dikirimkannya ke Medan, Gunungtua, Tangjungbalai, Kisaran dan Pematangsiantar.
“Pasokkan barang dari warga jauh berkurang, memang lagi kosong,” katanya. (ran/mer)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*