Bulog Apresiasi Kepala Daerah yang Lunasi Tunggakan Raskin

Padangsidimpuan, Kepala Bulog Sub Divre IV Padangsidimpuan Maidana, Au­lia Siregar mengungkapkan, apresiasi kepada tiga kabupaten/kota yaitu Tapanuli Selatan, Padanglawas Utara, dan Padangsidimpuan yang telah melu­nasi tunggakan beras miskin (raskin).

“Terimakasih, semoga sikap bijak melunasi tunggakan raskin ini diikuti para kepala daerah lain khususnya yang ada di Tapanuli Bagian Selatan (Tabag­sel),“ ujarnya kepada Analisa, Selasa (6/1).

Menurutnya, pelunasan pem­bayaran raskin sangat men­dukung kelancaran penya­lu­rannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bila tunggakan tidak ada, takkan ada kendala bagi Bulog untuk memenuhi permintaan daerah,” tegasnya.

Disinggung daerah lain di wilayah Bulog Subdivre IV P. Sidimpuan meliputi Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapsel, Mandailing Natal, Palas, Paluta, Sibolga, Tapteng dan Nias yang masih memiliki tunggakan raskin Maidana mengungkapkan, Ma­dina dan Palas.

“Tunggakan raskin Madina mencapai Rp 600 juta, Palas Rp 100 juta dan Tapteng Rp700 juta,” ungkapnya.

Maidana mengimbau, agar daerah yang masih memiliki tunggakan raskin segera melu­nasinya agar tidak menjadi kendala dalam penyaluran beri­kutnya.

“ Jika belum dilunasi, tentu menjadi catatan bagi kami untuk tidak menyalurkan Raskin ke daerah bersangkutan,” terangnya sembari mengaku heran atas adanya tunggakan raskin di daerah, padahal warga penerima selalu membayar kontan kepada pihak kecamatan/kelurahan/desa yang bertindak sebagai penyalur.

Terkait persediaan (stok) beras digudang Bulog Sub Divre IV saat ini Maidana mengatakan, mencapai 11. 000 ton sedang berjalan 2000 ton.

Baca Juga :  Warga Siobon Jae Keluhkan Rendahnya Harga Karet

“Persedian beras itu cukup untuk beberapa bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu terjadi gejolak di pasar atau peristiwa seperti bencana alam,“ tegasnya. (hih)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*