Bulog dan Pemko Sidimpuan Gelar Operasi Pasar

Guna mengantisipasi melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok, Bulog Divisi Regional IV bersama Pemko Padangsidimpuan menggelar operasi pasar di sejumlah kawasan, Senin (3/1).

Operasi Pasar (OP) berupa penjualan beras murah itu dilakukan di enam kecamatan yang ada di kota tersebut. Seperti Pasar Padang Matinggi, Pasar Sadabuan, Pasar Sangkumpal Bonang, Pajak Batu, dan Jalan Patrice Lumumba.

Koordinator OP juga Asisten I Pemko Padangsidimpuan, H Rahuddin Harahap SH, bersama Kasub Divre IV Bulog P.Sidimpuan, Rustam Efendi Pane SE, Kadis Perindagkop UKM dan Pasar Daerah, Drs Samakmur MM dan Kabag Perdagangan Drs Nurman.

Kadis Perindagkop disela-sela OP kepada Analisa mengatakan, OP akan digelar terus menerus hingga harga pasar stabil, dan minimal satu bulan. “Tujuan OP ini untuk menekan inflasi pasar sehingga harga bahan pokok, khususnya beras, kembali normal,” katanya.

Lebih lanjut Samakmur mengatakan, warga yang sudah mendapatkan beras, diberi tanda berupa jari kelingking ditempelkan pada ban stempel warna biru tua. “Tujuannya, agar semua masyarakat bisa mendapatkan beras murah ini dan untuk menghindari spekulan,” ungkapnya.

Sementara Kasub Divre IV, Rustam Efendi Pane menyatakan, pihaknya akan terus mensuplai seberapa banyakpun yang dibutuhkan. “Tidak ada batasan, karena targetnya inflasi berhasil ditekan,” ucapnya.

Pantauan Analisa, di tiap lokasi dipajang spanduk yang bertujuan untuk mengumumkan adanya OP. Pada spanduk itu disebutkan bahwa Bulog dan Pemko P.Sidmpuan mengadakan OP beras dengan harga Rp 6.200 per kilo gramnya.

Baca Juga :  Korban Banjir Bandang di P.Sidimpuan Terancam Kelaparan

Begitu OP dibuka sekitar pukul 11:00, masyarakat langsung menyerbu posko. Mereka berdesakan untuk mendapatkan beras murah tersebut. Ada yang membeli beras yang sudah dipaket dalam satu kantongan plastik ukuran 5 Kg dengan harga Rp 31.000.

Ada juga 5 kepala keluarga yang bertetangga mengumpulkan uangnya untuk membeli satu karung ukuran 50 Kg sekaligus dengan harga Rp 310.000. Rata-rata masyarakat yang datang membeli beras itu adalah kaum ibu.

Dalam OP ini, Bulog dan Pemko P. Sidimpuan menerjunkan sejumlah truk pengangkut beras bersama tukang bongkar muat, untuk memenuhi kebutuhan di tiap titik lokasi OP.

Pelaksanaan OP ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Mereka menyebut Bulog bersama Pemko P.Sidimpuan benar-benar tanggap akan kebutuhan warga saat ini.

“Beginikan mantap. Kita berharap ke depan Pemko P. Sidimpuan bersama Bulog atau yang lainnya terus tanggap di setiap terjadinya kenaikan harga bahan pokok,” ujar salah seorang ibu rumah tangga di sela-sela OP. (analisadaily.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*