Bupati Harus Evaluasi Dinas Pendidikan Tapsel

bupati Bupati Harus Evaluasi Dinas Pendidikan TapselTapsel. Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul Pasaribu sudah seharusnya mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapsel, Buchori Siregar. Pasalnya, kepala Dinas tersebut gagal membawa pendidikan Tapsel lebih baik. Merosotnya pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, diketahui atas keluarnya Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). Keberadaan Kabupaten Tapsel terendah dari Kabupaten Madina dan Nias Selatan.

IIUN diraih Nias dengan rata-rata nilai 36,99. Urutan kedua terendah dari Padang Lawas Utara (47,04), ketiga Tapanuli Selatan (48,28), Mandailing Natal (48,55) serta Nias Selatan (56,16). Pendidikan di Tapsel mengalami kemerosotan dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun ajaran 2014 nilai Indeks Integritas Ujian Nasiona (IIUN) tahun 2014 Untuk tingkat SLTA sederajat masih berada di peringkat 16 dari 33 Kabupaten Kota se Sumatera Utara. Sementara Tahun 2015 ini merosot sangat jauh di peringkat 31.

Data yang terungkap dari Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5) lalu, menyebutkan, pihaknya mengetahui data hasil UN dan nilai indeks integritas ujian nasional (IIUN) tertinggi dan terendah per kabupaten/kota di Sumut.

Hasil UN tahun 2015 ini merupakan tamparan pada Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M Pasaribu, di mana di akhir masa jabatannya ini harus menerima kegagalan dalam sektor pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Ahmad Buchori Siregar, ketika dikonfirmasi Kamis (25/6) justru tidak bersedia dan berusaha menghindar.

Baca Juga :  Koordinator Aksi Keprihatinan UMTS: Sesudah Unjuk Rasa Kami Di Ajak Ber Tinju

IKHWAN NASUTION – MEDAN BISNIS

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*