Bupati Madina Resmikan Pasar Naga Juang

Panyabungan, BATAKPOS

Kota Panyabungan

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama pada daerah–daerah yang cukup jauh dari Kota Panyabungan, Pemkab Madina terus berupaya  mengembangkannya terutama dalam pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat seperti pasar.

Demikian dikatakan Bupati Madina Amru Daulay, SH yang dibacakan oleh Sekdakab Madina Drs Azwar Indra Nasution, MM pada peremian Pasar Naga Juang, di Desa Tambiski, Senin (15/2).

Pada kesempatan dikatakan Bupati Kecamatan Naga Juang yang baru saja dimekarkan Pemkab Madina sehingga masih membutuhkan fasilitas–fasiltas yang dibutuhkan masyarakat setempat.

“Namun Pemkab Madina terus merespons fasilitas–fasilitas yang butuhkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yakni dengan membangun fasilitas pasar,” kata Bupati.

Dikatakannya, Kecamatan Naga Juang adalah salah satu wilayah di Kabupaten Madina yang cukup potensial terutama bila nanti terwujudnya jalan yang menghubungkan dengan wilayah Pantai Barat Madina. “Dengan adanya pembangunan ini ditambah pembukaan jalan ke wilayah Pantai Barat merupakan salah satu bukti keseriusan Pemkab Madina menyejahterakan masyarakat,” ungkap Bupati.

Diharapkan Bupati dengan difungsikannya Pasar Naga Juang yang telah selesai dibangun tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Naga Juang dan daerah di sekitarnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sebelumnya Kadis Pasar Drs Safii Lubis, Msc kepada BATAKPOS mengatakan, Pasar Naga Juang didirikan di atas tanah milik H Abdul Hakim Ritongan, SH, MH yang telah dihibahkan kepada Pemkab Madina untuk dibangun pasar.

Baca Juga :  Warga Pasar Matanggor Paluta Tuntut Pilkades Ulang!

“Pembangunan pasar ini sendiri terdiri dari 24 los dan satu unit MCK,dan kesemuanya telah ditempati para pedagang dan sangat diharapkan pasar ini bisa berkembang seperti pasar–pasar tradisional lainnya yang ada di seluruh Madina,” kata Safii. wan

Sumber: www.batakpos-online.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*