Bupati Madina Tidur: Pencuri Batumundom Dan Sikapas Jual Hutan Negara Laba Onas Ke Penadah Padangsidimpuan

1143402510e8142dc5985b77ca1024daf53ba022 Bupati Madina Tidur: Pencuri Batumundom Dan Sikapas Jual Hutan Negara Laba Onas Ke Penadah Padangsidimpuan
Beberapa papan merk penadah perambah Hutan negara di Laba Onas: Tanah milik P. Siregar Korem

Muara Batang Gadis-AKS, Komplotan pencuri asal Desa Batumundom dan Sikapas Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing-Natal Madina) yang belakangan ini sering menjarah Kawasan Hutan Negara di Laba Onas,  terungkap kasusnya menjual ribuan Ha hutan negara di lokasi Laba Onas dalam areal IUPHHK d/h: HPH Pt. Teluk Nauli.

Terbongkarnya kasus gerombolan pencuri menjuali Hutan Produksi Terbatas (HPT) ketika gabungan tim lsm meninjau lokasi Laba Onasbeberap waktu lalu. Sejumlah papan merk mengaku memiliki/menguasai hutan negara berjejer di sepanjang Jalinsum Pantai Barat Kab. Madina di Laba Onas.

Berdasar data dan dokumentasi photo, ketahuan para penadahpenjualan hutan negara tersebut banyak berasal dari luar daerah Kab Madina. Seperti haji Ridwan Chaniago pemilik Hotel di Kota Tebingtinggi, Kasman Nasution, P. Siregar ngaku Anggota Korem 023/Kawal Samudra dari Kota Sibolga. Adapula Irsan Effendy tokoh pemuda kini politik dari Padangsidimpuan, kemudian Ilham Lubis asal Purwodadi, Marihot Sidabutar asal Aek Tampang, dll.

Menurut keterangan sejumlah kuli perambah di Laba Onas, bosstauke mereka membeli secara resmi lengkap pakai surat dari para penjualnya asal Batumundom dan Sikapas. “Para Kepala Desa (kades) pun ikut mengesahkan penjualan hutan negara di Laba Onas”, celoteh para perambah tsb.

114344301030e98eb8aecfa5994157c44b1e6848 Bupati Madina Tidur: Pencuri Batumundom Dan Sikapas Jual Hutan Negara Laba Onas Ke Penadah Padangsidimpuan
Beberapa papan merk penadah perambah Hutan negara di Laba Onas: Kebun Keluarga Kasman Nst;

Konfirmasi kepada Kades Sikapas, Zul Ilmi Harahap yang hingga kini masih tersangkut perkara kejahatan pemalsuan puluhan tanda-tangan warga desanya, tak bisa ditemui di desa. Begitu pula Kades Batumundom, Kazwan yang digunjingkan warganya, lebih sering ngobyek di luar desa katimbang mengurus kesejahteraan masyarakat di desa.

Baca Juga :  Cabuli Anak di Bawah Umur, Warga Kp. Selamat Sidimpuan Ditangkap Polisi

Lebih seru keluhan Kapolsek Muara Batang Gadis, AKP Zulkarnain Nasution sa’at ditemui di kantor Mapolsek MBG di Singkuang. “Para Kades menolak memberi keteragan perihal kasus komplotan pencuri di desanya yang ketahuan menjuali hutan negara di Laba Onas. Alasan para kades, kasus itu wewenang Bupati Madina bukan urusan polisi. Para kades menantang, harus ada izin Bupati baru mereka mau beri penjelasan kasus penjualan hutan negara di Laba Onas”, ketus Kapolsek MBG.

Konfirmasi ke Pemkab Madina juga belum berhasil. “Situasi transisi di Pemkab Madina membuat seolah yang namanya Bupati Madina masih berstatus “tidur” sampai nanti jadwal pelantikan akhir Juni 2011”, ketus beberapa pejabat di Panyabungan. (Morniff-email)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*