Bupati Paluta Diminta Serius Tangani Proyek Bermasalah

Sabtu, 19 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

Forum Kajian Peduli Padang Lawas Utara (Paluta) mendesak Bupati Paluta, Drs Bachrum Harahap serius menindaklanjuti hasil temuan monitoring komisi III DPRD beberapa waktu lalu, yang menemukan puluhan proyek bermasalah tahun anggaran 2009 di berbagai wilayah kecamatan di Paluta.

“Kita sangat menyayangkan sikap pemerintah daerah yang tidak tegas terhadap para kontraktor yang mengerjakan proyek bermasalah dan asal jadi. Padahal jelas-jelas telah dibuktikan dengan hasil monitoring Komisi III DPRD Paluta, kalau tidak ada tindakan tegas dari sekarang, maka saya yakin masalah seperti ini akan terus berulang-ulang dan tidak akan ada efek jeranya, sehingga pembangunan di Paluta hanya merugikan keuangan negara saja,” ujar Ketua Forum Kajian Peduli Padang Lawas Utara, Ramadan Siregar SHI kepada METRO, Jumat (18/12), di Gunungtua.

Lebih lanjut ditambahkannya, bila kontraktor main-main dalam mengerjakan proyek tahun 2009, serta tidak sesuai dengan bestek seperti yang diharapkan seluruh masyarakat, Bupati Paluta perlu bertindak tegas. “Bial ada yang nakal dan tidak peduli dengan teguran dan sanksi, perlu diblack-list saja,” tegas Siregar.

Anggota Komisi III DPRD Paluta, H Mahjaruddin Tanjung, beberapa waktu lalu kepada METRO mengaku sangat kecewa dengan sikap rekanan yang telah mengerjakan pelaksanaan proyek yang bersumber dari APBD tahun 2009 di berbagai wilayah di Kabupaten Paluta, sehingga komisi III berkomitmen untuk membawa temuan proyek permasalahan ini ke jalur hukum.

Baca Juga :  6 Pasangan Balon Bupati/Wakil Bupati Daftar ke KPU Madina, 1 dari Jalur Independen

H Mahjaruddin Tanjung yang juga Penasehat Persatuan Wartawan Paluta ini menambahkan, dalam waktu dekat, atas banyaknya proyek yang bermasalah di Kabupaten Paluta, mereka (Komisi III DPRD, red) akan segera memanggil Kepala Dinas PU Paluta guna melakukan hearing terkait membicarakan banyaknya proyek bermasalah yang kami temukan di lapangan ini.(thg)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*