Bupati Tapsel Ajak Petani Terapkan Pola Tanam Serentak

Bupati Tapanuli Selatan H. Syahrul M Pasaribu mengajak petani menerapkan pola tanam serentak guna meminimalisir serangan berbagai jenis hama yang kerap menyerang persawahan setiap musim panen.

“Mari terapkan pola tanam serentak agar populasi tikus dapat diminimalisir, ” ujar Bupati dalam sambutannya pada acara panen raya padi di Desa Batuhorpak, Kecamatan Tantom Angkola, Kabupaten Tapsel, Jum’at (4/3).

Dikatakan, produksi gabah petani Tantom Angkola yang rata-rata 70-80 kaleng perlungguk atau sekira 5-6,5 ton/ha sudah cukp baik.

“Ibaratnya naik pesawat sudah mulai take off, hanya saja masih perlu ditingkatkan pada tahun mendatang,” katanya.

Dijelaskan, dalam peningkatan produksi pertanian termasuk perkebunan, peternakan dan perikanan dibutuhkan dana yang tidak sedikit sehingga dirinya telah memerintahkan pimpinan SKPD terkait, untuk melakukan lobi ke pihak tingkat satu dan pusat dalam peningkatan bantuan ke Tapsel.

“Ada sekitar Rp 36 M lebih distribusi dana sektor pertanian pada tahun anggaran 2011 yang akan mendarat di Tapsel, apakah dari APBD, APBD Provinsi dan pusat,” terangnya.

Sementara Wakil ketua DPRD H. Abddurrasyid Lubis SH dalam sambutannya, meminta para petani bersyukur atas hasil panen yang terus meningkat dengan memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk dijauhkan dari segala masalah seperti hama padi yang sempat menggagalkan panen petani tiga tahun silam.

“Peningkatan hasil panen tahun ini, tidak lepas dari anugerah Tuhan yang harus disyukuri, “ungkapnya.

Baca Juga :  Mosi Tidak Percaya, 15 Anggota DPRD Sidimpuan Boikot Paripurna

Perwakilan PT Agricon Budi Siswanto dalam sambutannya, mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan yang diberikan petani, PPL dan camat kepada pihaknya dalam memberikan bimbingan, pelatihan dan penyuluhan pertanian tanaman padi di Tantom Angkola yang tahun ini berbuah hasil yang menggembirakan.

“Kiranya kerjasama ini dapat terus berlanjut dan bila perlu makin ditingkatkan,” pintanya.

Terpisah, perwakilan petani Tantom Angkola A. Harahap mengatakan, masyarakat petani kecamatan Tanotombangan (Tantom) Angkola bersyukur atas naiknya produksi gabah di 2011 bila dibandingkan 2009 dan 2010 lalu.

“Panen padi ciherang kali ini, jauh lebih meningkat terbukti dari 1 lungguk (42×42 m) luas lahan sawah menghasilkan rata rata 70-80 kaleng gabah (sekira 840-960 Kg), padahal dua tahun terakhir hanya berkisar 40 kaleng per lungguk (sekira 480 Kg),” katanya.

Keberhasilan petani tersebut katanya berkat kerjasama dan saling kompak mengolah sawah serta bersama-sama turun ke sawah berburu hama tikus.

Selain itu faktor bantuan Pemkab Tapsel, Petugas Penyuluh Lpangan (PPL) dan PT Agricon yang rutin memberikan penyuluhan, bimbingan dan arahan kepada masyarakat petani untuk mengolah, merawat, dan memberhasilkan produksi tanaman padi juga tidak kalah pentingnya.

“Kekompkan petani dan bantuan pemerintah, PPL dan PT Agricon merupakan salah satu kunci keberhasilan peningkatan panen tahun ini, “ungkapnya.

Acara panen raya ini ditandai penyabitan padi oleh Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu, Wakil ketua DPRD H. Abdurrasyid Lubis, SH, pimpinan SKPD , PPL, perwakilan PT Agricon dan diisi dengan dialog interaktif.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Prapid Dugaan Korupsi PS Sidimpuan ; Jaksa Akui Salah Ketik Nomor SPP

Hadir dalam acara itu, sejumlah unsur pimpinan SKPD, Muspika, Perwakilan PT Agricon, Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan, Ketua HKTI Aswin Efendi, para ketua Gapoktan, tokoh masyarakat, alim ulama, pendeta, tokoh adat, pemuda, para kades serta puluhan petani yang didominasi kaum ibu. (hih) (analisadaily.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*