Bupati Tapsel Minta Pemudik dari ‘Parserahan’ Aktualisasikan Semangat Marsipature Hutana Be

59766650a17dca77b19de6809d8fdeaf741c426 Bupati Tapsel Minta Pemudik dari ‘Parserahan’ Aktualisasikan Semangat Marsipature Hutana BeBupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu meminta para pemudik lebaran dari ’parserahan’ (perantauan – red) yang saat ini mulai berangsung-angsur datang dalam jumlah besar ke kampung halamannya masing-masing di kabupaten tersebut hendaklah kembali mengaktualisasikan semangat ’marsipature hutana be’ (MHB) atau peduli untuk membangun kampung halaman.

”Saat ini arus pemudik yang tiba di Tapsel sudah semakin besar dan diperkirakan puncaknya pada pekan-pekan ini. Wajar jika potensi pemudik ke Tapsel sangat besar, karena putra-putri asal Tapsel yang berada di ’parserahan’ dari dulu dikenal cukup besar, yang sebagian besar di antaranya merupakan tokoh-tokoh berpengaruh berskala nasional,” ujarnya kepada wartawan Gubernuran Medan, Minggu (5/9).

Syahrul yang datang ke Medan untuk beberapa acara di antaranya menghadiri Buka Puasa Bersama dan pembukaan Rapimwil Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumut mengakui semangat MHB yang dipopulerkan oleh H Raja Inal Siregar saat menjabat Gubsu beberapa tahun lalu akan terus relevan untuk diaktualisasikan sebagai stimulan pembangunan daerah atas partispasi perantau.

”Masa-masa mudik lebaran ini merupakan momentum strategis bagi para perantau yang pulang kampung untuk mengaktualisasikan semangat MHB itu apalagi kondisi Tapsel masih cukup besar mengharapkan peranserta para perantau termasuk para tokoh asal Tapsel di Jakarta ikut berjuang agar infrastruktur Tapsel dapat dibenahi lebih signifikan atas bantuan pemerintah pusat dan potensi para perantau dioptimalkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketegangan Berlanjut di Natal, Mapolsek Natal Dirusak Massa

Melalui peranserta semua pihak, termasuk peranserta para perantau asal Tapsel yang cukup potensi di berbagai wilayah di nusantara khususnya di Jakarta maka pembangunan Tapsel akan lebih maju sehingga segala potensi sumberdaya manusia (SDM) dan sumberdaya alam (SDA) Tapsel dapat dikonsolidasikan untuk membangun Tapsel. “Hal ini sangat strategis sehingga diharapkan Tapsel sebagai kabupaten induk benar-benar menjadi ‘leading sector’ bagi empat kawasan pemekarannya yang kini juga sudah relative maju yaitu Kabupaten Mandailing Natal, Padanglawas, Padanglawas Utara dan Kota Padangsidempuan,” tuturnya.

Tentang kesiapan Kabupaten Tapsel menerima para pemudik termasuk posisi wilayahnya sebagai perlintasan pemudik ke arah Mandina dan lintas barat Pulan Sumatera secara umum Bupati mengemukakan Insya Allah berbagai persiapan telah dilakukan bersama Muspida dengan ’leading sector’ pihak Polres setempat yang juga sudah menggelar Posko Ketupat Lebaran. ”Bupati Tapsel siap mem-’back up’,” ujarnya seraya menilai positip telah digelarnya Apel Siaga Ketupat Lebaran di kabupaten tersebut.

Sembari mengharapkan agar masyarakat merayakan lebaran dengan penuh khusyuk dalam suasana religius Bupati menjelaskan pihaknya telah memerintahkan Dinas Kesehatan agar seluruh Puskesmas tetap buka selama lebaran untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang membutuhkannya. Pemkab Tapsel, lanjut Bupati, juga sudah menyiagakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berkompeten khususnya pihak Pekerjaan Umum Daerah (PUD) setempat untuk ’stand by’ dan menyiagakan alat berat demi menjaga kelancaran arus lalulintas khususnya di kawasan rawat macet dan rawan longsor seperti di kawasan sekitar Aek Latong. Bahkan pihak Pemkab, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumut H Marapinta yang juga telah mengkoordinasikannya pula kepada Balai Besar Jalan dan Jembatan Sumut untuk menyiagakan alat-alat berat khususnya di kawasan sekitar Aek Latong.

Baca Juga :  Pilih Kepala Desa Berkualitas

Sumber: http://hariansib.com/?p=139861

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. wah… kalau Pak Bupati kita bicara begini sih… sangat enak dengarnya… mudah2an tidak hanya enak mendengarnya tapi enak melalui sepanjang masa menjabatnya.
    Pak Bupati yang terhormat, sudah lama di Kec. Marancar Penerangan saat ini dari PLN sangat memprihatinkan menurut informasi dari masyarakat Marancar khususnya Kec. Marancar Bagian Timur (sekitar 14 desa lebih). Dan saat ini masyarakat mencoba mensiasati seringnya mati listrik yang tidak menentu ini dengan pengadaan mesin genset sesuai dengan kemampuan masing2 masyarakat. Namun hal ini tentunya bagi mereka yang sanggup melakukan pengadaannya, apalagi saat-saat lebaran begini, masyarakat sangat membutuhkan Daya Listrik yang cukup.

    Untuk itu Pak Bupati yang kami hormati, Masyarakat sangat membutuhkan Penerangan Listrik yang cukup dan tidak mati2 hampir setiap hari dan tidak menentu kapan hidupnya kapan matinya, sehingga sangat merugikan masyarakat. Dan salah satu solusi yang kemungkinan sangat memungkinkan untuk kebutuhan Listrik ini adalah dengan pengadaan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) di Kec. Marancar dan khusus kebutuhan Kec. Marancar untuk sekarang dan u/ masa-masa yang akan datang. PLTA ini bisa dilakukan secara swadaya Masyarakat dan juga dukungan Pemda setempat dengan berkapasitas kebutuhan listrik u/ Kec. Marancar.

    Mohon Pak Bupati bisa mempelopori, layak atau tidak layaknya pembuatan PLTA berkapasitas daya 1500 KW hingga 5000 KW u/ kebutuhan masyarakat disana, dengan asumsi rata-rata rumah 550 hingga 750 watt per rumah tangga. Saat ini jumlah Keluarga di Kec. Marancar Bagian Timur menurut data statistik yang dikeluarkan Pihak Kec. Marancar adalah berkisar sekitar 1000 KK.

    PLTA yang dibuat secara gotong royong dan bantuan pihak Pemda di kec. Marancar sangat memungkinkan dibuat untuk memenuhi kebutuhan Listrik di wilayah ini dan u/ masa yang akan datang serta sarana u/ meningkatkan pertanian, perkebunan dan menjaga hutan di wilayah ini.

    Selamat Bekerja pak Bupati…..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*