Buruknya Infrastruktur Jalan di Sumut Memprihatinkan Dan Tak Kunjung Selesai

%name Buruknya Infrastruktur Jalan di Sumut Memprihatinkan Dan Tak Kunjung Selesai
(wasapada.co.id)

Buruknya infrastruktur jalan di Sumatera Utara menjadi sebuah masalah yang tak kunjung henti untuk dibicarakan. Padahal ini telah berulangkali menjadi pembahasan anggota dewan pada saat melakukan reses, namun hingga kiini masalahnya belum juga terselesaikan.

Ketua tim reses DPRD Sumut Dapil VI, Tiasiah Ritonga, mengatakan berdasarkan hasil reses yang ditemukan timnya di Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas, infrastruktur di wilayah itu rusak.

Tiasiah menyebutkan, jalan provinsi jurusan Jembatan Merah- Muara Soma (Madin) serta jurusan Gunung Tua-Sibuhuan (Paluta/Palas) merupakan ruas jalan yang sering dilewati oleh kendaraan yang tonasenya melebihi kapasitas. Hal inilah yang menyebabkan kerusakan di berbabagai ruas jalan tersebut.

“Kerusakan jalan di Provinsi tersebut berdampak buruk bagi masyarakat, karena dengan buruknya infrastruktur jalan, mereka harus menyediakan pengeluaran lebih tinggi untuk biaya distribusi hasil bumi yang akan mereka jual,” ujar Tiasiah kepada Waspada Online, tadi malam.

Tiasiah mengatakan, pihaknya menghimbau agar Pemprovsu dapat melakukan penjagaan ekstra ketat di berbagai lokasi jembatan timbang, dan menetapkan petugas pengawasan yang professional dan tegas di lokasi-lokasi penimbangan jalan tersebut.

“Jika hal ini diterapkan kondisi ruas jalan di Sumut bisa dipastikan dapat terjaga dan awet,” tukasnya. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  2010 Sumut Peroleh Alokasi DAU Rp 11,633 Triliun dan DAK Rp1,425 Triliun Lebih

1 Komentar

  1. dari dulu sampai sekarang, jalan di wilayah Tapanuli bagian Selatan, khususnya dari perbatasan Labuhan Batu sampai ke perbatasan Riau-Sibuhuan kayaknya belum pernah mulus. TAPANULI BAGIAN SELATAN ADALAH ANAK TIRI BAGI PROPINSI SUMATERA UTARA. Bukti nyata bahwa anggota DPRD Sumut asal Tabagsel selama ini MANDUL dan tidak pernah memperjuangkan daerah asalnya.
    Kalau ingin jalan di Tabagsel mulus, solusinya mekarkan TABAGSEL jadi PROPINSI.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*