’’Burung’’ Jadi Pendek, Tuntut Rumah Sakit

MALANG betul nasib warga Le Gardeur, Montreal, Kanada, ini. Tiba-tiba ’’senjatanya’’ jadi lebih pendek 2,5 sentimeter. Dia merasa si Mr P itu mungsret lantaran rumah sakit salah mendiagnosis dan menangani keluhannya dua tahun lalu.

Lelaki yang namanya dirahasiakan tersebut adalah penyandang paraplegia. Separo tubuh bagian bawahnya tidak bisa digerakkan. Karena itu, ketika ’’berhubungan’’ dengan sang istri, dia memilih ’’pasrah’’. Istrinya yang ambil kontrol.

Entah karena terlalu semangat atau lepas kontrol, pada Juli 2011 pria tersebut cedera pada bagian ’’itu’’-nya setelah ’’melakukan’’. Takut terjadi apa-apa, dia pun pergi ke rumah sakit.

Menurut lelaki itu, seorang perawat tidak mau memeriksa penisnya yang sudah bengkak dan sakit. Paramedis tersebut hanya mengisi lembar-lembar isian. Setelah itu, seorang dokter datang dan menyatakan ’’burung kecil’’ tersebut hanya trauma kecil.

Tapi, si Mr P tidak kunjung membaik. Beberapa pekan kemudian, dia baru tahu bahwa sejatinya kemaluannya sudah patah. ’’Dampaknya bagi hidup saya lebih besar daripada saat kaki saya lumpuh,’’ katanya.

Kemalangan belum mandek. Untuk mengobati penis patah itu, dia menjalani operasi. Sayangnya, hasilnya justru lebih mengerikan. Si ’’burung’’ jadi punya luka parut yang besar dan panjangnya berkurang 2,5 sentimeter. Belum cukup, sang istri yang tidak bisa lagi terpuaskan memilih lari. Karena itu, setidaknya untuk mengobati lara hatinya, si pria tersebut menggugat rumah sakit itu. Kasihan…/Jawapos (Huffington Post/c7/dos)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  KPK Tetapkan Menteri Agama Tersangka Kasus Haji

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*