Bus ALS Medan-Bengkulu Masuk Parit, 14 Tewas

MEDAN–MICOM: Sebanyak 14 penumpang bus antarlintas Sumatra (ALS) jurusan Medan-Bengkulu tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di KM 7-8 kawasan Aek Latong, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Sabtu (25/6) dini hari.

Kasubbid Dokliput Bidang Humas Polda Sumut Ajun Komisaris Besar MP Nainggolan di Medan, Minggu (26/6), mengatakan, bus berangkat dari Medan pada Jumat (24/6) sekitar pukul 14.30 WIB itu tampak berat saat mendaki tanjakan Km7-8 memasuki kawasan Aek Latong dan saat berada pada bagian atas tiba meluncur turun dan masuk ke parit lebar berisi air.

Bus yang dikemudikan Untung, 38, warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, itu sempat mengalami kerusakan pada Jumat malam sekitar delapan Km sebelum memasuki Aek Latong. Meski demikian, sopir dan kernet bus tersebut mampu memperbaiki kerusakan itu sehingga dapat melanjutkan perjalanan pada Sabtu dini hari.

Namun ketika memasuki kawasan Aek Latong, bus tersebut tidak mampu mendaki tanjakan yang berada Km 7-8. Akibatnya, kata dia, bus ALS tersebut meluncur turun dan masuk ke dalam parit yang cukup lebar dan berisi air cukup banyak.

Disebabkan air yang cukup banyak itu, sebagian besar bagian bus yang berpenumpang 65 orang tersebut terendam. Dari proses evakuasi yang dilakukan, pihak kepolisian yang dibantu masyarakat setempat menemukan 14 korban yang tewas dan dibawa ke RS Sipirok, Tapanuli Selatan.

Baca Juga :  Jembatan Trikora Aek Sirumambe Runtuh

Dari upaya yang dilakukan, diketahui sebanyak 49 penumpang bus ALS itu selamat. “Polisi bersama masyarakat dan instansi terkait masih mencari korban yang masih terjebak dalam bus,” katanya.

MP Nainggolan belum dapat memberitahukan mengenai sopir bus tersebut, apakah ikut tewas atau selamat dalam kecelakaan tersebut. (Ant/OL-5)

mediaindonesia.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*