Bus Masuk Jurang, Bupati Minta Pusat Perbaiki Jalan

bupati Bus Masuk Jurang, Bupati Minta Pusat Perbaiki JalanTEMPO Interaktif, Medan – Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu mendesak pemerintah pusat agar memperhatikan kondisi jalur lintas tengah di Sumatera Utara. Desakan tersebut dilontarkan oleh Syahrul menanggapi kecelakaan bus masuk jurang yang menewaskan belasan orang.

“Kondisi jalan ini sudah lebih lima tahun begini,” kata Syahrul, Ahad, 26 Juni 2011. Menurut Syahrul, desakan terhadap perbaikan lintasan yang merupakan jalur lintas Sumatera itu karena merupakan “jalan negara”.

Bus BK 7088 DL dengan rute Medan-Bengkulu tersebut masuk ke jurang dengan kedalaman 8 meter di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Ahad dini hari. Akibatnya, belasan orang tewas.

Syahrul mengharapkan perbaikan jalan itu tak hanya tambal-sulam. “Kondisi jalannya memang rawan,” jelas Syahrul.

Diakui oleh Syahrul, lintas tengah itu merupakan lintasan yang acap dilalui pengendara menuju Provinsi Sumatera Barat. “Jalur ini memperpendek lintasan dari Sumatera Utara ke Sumatera Barat,” katanya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pemerintah pusat.

Terkait dengan kecelakaan tersebut, Syahrul mengaku telah menginstruksikan camat, pihak rumah sakit, dan Dinas Pekerjaan Umum Tapanuli Selatan untuk membantu melakukan evakuasi. “Pengerahan alat berat ke lokasi sulit karena kondisi jalan,” kata Syahrul.

Berdasarkan laporan yang diterima Syahrul, para penumpang yang tewas adalah ibu dan anak-anak. “Mayoritas mereka ibu dan anak-anak. Seorang penumpang dari Sum-Bar meminta agar istri dan anaknya yang meninggal dikuburkan di Sipirok. Saya sudah minta camat melaksanakannya,” kata Syahrul.

Baca Juga :  Uang Makan PNS Padangsidimpuan Turun Rp5 Ribu

SOETANA MONANG HASIBUAN

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Mudah-mudahan…permintaan bukan karena pada saat kondisi waktu ada kejadina begini baru muncul statment tersebut, tapi ada hal nyata dari perbuatan untuk memperbaikinya Jalan Aek Latong ini, atau mencari benar-benar solusinya..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*