Cabai Rp. 55 Ribu per Kg di Pasar Panyabuangan Madina

Petani Cabai

MADINA – Semenjak harga BBM naik, harga cabai merah juga mengalami kenaikan cukup drastis. Dan seminggu terakhir, harga cabai merah di Pasar Panyabungan mencapai Rp55 ribu per kilogram.

Menurut informasi pedagang, Sabtu (6/12), harga cabai merah naik drastis pasca kenaikan harga BBM, ýkarena sebelumnya harga cabai hanya sekitar Rp30 ribu per kilogram. Namun, setelah harga BBM naik, harga cabai tidak stabil, bahkan sempat tembus Rp 70 ribu per kilogramn

“Setelah harga BBM naik, harga cabai merah tidak stabil, awalnya BBM naik sempat mencapai Rp70 ribu lebih per kilogram, dan sekarang sudah mulai turun hingga Rp55 ribu per kilogram,” ujar Arni br Lubis kepada Metro Tabagsel, Sabtu (6/12) di Pasar Baru Panyabungan.

Menurut Arni, harga cabai merah selama seminggu belakangan ini Rp55 ribu per kilogram dan sebelumnya sempat tembus Rp70 ribu per kilogram. Sedangkan harga beli mereka dari toke sebesar Rp 48 – 50 ribu per kilogram. “Kami beli dari toke sekitar Rp 48-50 ribu, dijual Rp 55 ribu, akibat kenaikan harga, konsumen biasanya mengurangi belanjaannya, biasanya beli 2 kg menjadi 1,5 kg,” ujarnya.

Sementara, Naimah (27), IRT di Panyabungan menyebutkan, kenaikan harga bahan pokok ini, termasuk cabai merah mulai terasa sejak harga BBM naik sejak November lalu. “Sejak harga BBM naik, semua harga bahan pokok ikut naik, harapan kami harga bahan pokok bisa dikontrol sehingga tidak semau toke dan pedagang menaikkan harganya, karena kami masyarakat kecil ini yang susah,” ucap Naimah. (wan)

Baca Juga :  Drainase Pasar Gunung Tua Dibersihkan

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*