Cabuli Anak di Bawah Umur, Warga Kp. Selamat Sidimpuan Ditangkap Polisi

P. Sidimpuan, (Analisa). Polres Padangsidimpuan berhasil meringkus P (21) warga Kampung Selamat Kota P. Sidimpuan di warung Play Station lantai II Pasar Sangkumpal Bonang, Sabtu (10/9), karena diduga melakukan perbuatan asusila terhadap tiga anak di bawah umur, masing-masing R (7) siswa SD kelas 1, N (8) SD Kelas 2 dan D (5,5) siswa Taman Kanak-Kanak (TK).

Informasi dihimpun Analisa, penangkapan tersangka P yang kesehariannya berprofesi sebagai penjaga playstation tersebut dilakukan atas laporan orang tua salah satu korban, kepada pihak kepolisian.

Dilaporkan, perbuatan asusila yang dilakukan tersangka P pada 31 Agustus 2011 lalu, terungkap saat anaknya tiba-tiba mengeluh sakit pada bagian anus saat buang air besar.

Karena takut ada gangguan kesehatan ia kemudian menyuruh istrinya untuk memeriksakan anaknya ke dokter. Dari hasil pemeriksaan diketahui anaknya mengalami memar pada bagian anus. Merasa curiga, kemudian ia menanyakan kepada R apa yang sudah terjadi.

Kepada orangtuanya R mengaku sudah diperlakukan tidak senonoh oleh pemilik dan juga penjaga PS yang saat ini berstatus buron dan P (21) yang sudah meringkuk disel tahanan Polres P. Sidimpuan.

Dari pengakuan R diketahui jika dirinya, diiming-iming gratis bermain PS dan diberikan permen.

Mendapat mendapat informasi tersebut, orangtua kemudian menanyakan apakah ada temannya yang lain yang juga diduga menjadi korban kedua pelaku, namun anaknya tidak mengetahuinya.

Merasa curiga kemudian mendatangi rumah rekan anaknya untuk menanyakan apakah mengalami perlakuan yang sama.

Baca Juga :  Perkara Dugaan Korupsi Dana TPAPD Tapsel Tahun 2005 - Sidang Rahudman, Hakim dan Jaksa Bersitegang

Hasilnya, N (8) siswa kelas II SD juga mengaku jika telah menjadi korban asusila sebanyak lima kali oleh P di kios-kios yang tidak ditempati.

Sementara itu adik N yakni, D (5,5) yang masih berstatus siswa TK juga mengaku pernah dilakukan hal yang sama.

“Setelah mendapat informasi akurat dan diperkuat hasil visum yang menyebut anus ketiganya mengalami memar, saya langsung melaporkan perbuatan bejat para tersangka ke pihak kepolisian,” terang orangtua korban dan meminta para tersangka dihukum seberat-beratnya.

Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi S Taufik SIk MSi didampingi Kasatreskrim, AKP Anjas Asmara Siregar S.Sos membenarkan penangkapan terhadap tersangka.

“Meskipun pelaku tidak mengaku, namun karena sudah adanya pengakuan dari korban, hasil visum dan keterangan saksi maka tersangka kita tahan, “ujarnya.

Dikatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap salah satu pelaku yang disebutkan namanya oleh para korban yakni pemilik PS, I dan salah seorang teman korban yakni, J. Namun untuk J masih akan dilakukan penyelidikan yang mendalam, karena J juga masih anak-anak. (hih)

analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*